Beda Munafik dengan Lemah Iman



Pertanyaan:
Apakah ada perbedaan antara lemah iman dengan munafik?

Jawaban oleh Tim Fatwa IslamWeb, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqiti

Segala puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam. Saya bersaksi bahwa tiada Illah yang hak untuk diibadahi kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Ada dua jenis kemunafikan; munafik kecil, yaitu munafik dalam hal amal, dan munafik besar, yaitu munafik dalam hal iman. Orang dengan munafik kecil bisa disebut lemah iman karena pokok-pokok iman masih ada di dalam dirinya tetapi dia berbuat dosa yang akhirnya mengurangi keimanannya.

Tentang munafik besar atau munafik dalam hal iman, orang ini kehilangan pokok-pokok keimanan, di mana secara zahir dia menunjukkan keimanan tetapi kafir secara lahir.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ ءَامَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْءَاخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ

"Dan di antara manusia ada yang berkata, "Kami beriman kepada Allah dan hari akhir," padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman," [QS. Al-Baqarah: 8].

Orang yang dalam keadaan seperti ini lebih parah dari sekedar lemah iman.

Akan tetapi, orang yang lemah iman tidak selalunya munafik. Jadi, mungkin lebih tepat kalau dikatakan bahwa setiap orang munafik memiliki gejala lemah iman, tetapi tidak semua orang yang lemah iman adalah munafik.

Wallahualam bish shawwab.

Fatwa No: 317677
Tanggal: 8 Jumadil Akhir 1437 (17 Maret 2016)
Sumber: IslamWeb.Net

0 komentar:

Post a Comment