KHUTBAH JUM'AT: TIGA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK AL-AQSHA


Oleh Irfan Nugroho
KHUTBAH PERTAMA:


إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ
Segala puji bagi Allah

نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
Hanya kepadanya kita memuji, meminta pertolong, serta bertaubat dari dosa-dosa kita

وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
Kita berlindung kepada Allah dari keburukan jiwa dan amalan buruk kita.

مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ
Barang siapa yang diberi hidayah oleh Allah, niscaya tidak ada akan pernah sesat selamanya

وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
Dan barang siapa yang dibuat sesat oleh Allah, niscaya tidak akan mendapat petunjuk selamanya

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang hak untuk diibadahi kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah


اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَكُونُواْ مَعَ ٱلصَّٰدِقِينَ ١١٩
“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar,” (QS At-Taubah: 119)


Maasyiral Muslimin Rakhimakumullah..

Hari ini, kami ingin mengajak jamaah sekalian kembali ke tahun 1929 sampai 1939. Kala itu warga Yahudi yang tinggal di negara Fasis Jerman meregang nyawa. Mereka dibantai tanpa ampun oleh pemimpin diktator Hitler. Mereka dibunuh dengan beragam cara, hingga total angka kematian yg bisa dihitung kala itu adalah 25.000 korban jiwa.

Berselang 8 tahun setelah itu, Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) secara sepihak mengeluarkan pernyataan bahwa Palestina harus dibagi dua negara, yang satu untuk warga Yahudi Israel dan sisanya tetap milik umat Islam Palestina.

Yahudi yang terlunta-lunta, melarikan diri dari kekejaman Pemerintahan Nazi Hitler di Jerman, mereka sesenggukan meminta belas kasih kepada rakyat Palestina agar bisa diberi tempat tinggal di sana. Dan meski sempat terjadi protes di kalangan umat Islam, tetapi akhirnya Bani Kera Yahudi itu bisa tinggal di negara tersebut, Palestina.

Tujuh puluhan tahun berlalu. Yahudi Israel yang dulu menjadi korban pembantaian, sejak di Palestina mereka menjadi pelaku pembantaian. Mereka yang dulu kawasannya kecil, kini semakin luas. Tanah-tanah warga Palestina terus saja dicaplok oleh mereka.

Dan puncak dari itu semua adalah klaim sepihak dari negara boneka Yahudi, yaitu Amerika Serikat, yang melalui mulut presidennya Donald Trump mengatakan bahwa Jerusalem, yang di dalamnya ada Masjid Al-Aqsa, kini hendak dijadikan ibu kota Israel.

Maasyiral Muslimin Rakhimakumullah..

Gejolak terjadi di seantero dunia, mengecam tindakan Donald Trump Amerika Serikat yang semena-mena. Aksi protes digelar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, yang sebagiannya sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu, dan akan digelar secara besar-besaran pada Ahad besok, 17 Desember 2017, di Jakarta.

Apa yang bisa kita lakukan untuk Al-Aqsa?

Dari sekian banyak hal, minimal ada tiga yang bisa kita lakukan, yang pertama, hendaknya kita merasa prihatin, sedih mendengar kabar tersebut.

Bagaimana tidak? Minimal sudah ada 4 saudara kita umat Islam Palestina yang syahid in sya Allah karena memprotes kebijakan yang tidak bijak itu, belum lagi 700an orang yang luka-luka saat ditembaki oleh serdadu Bani Kera Yahudi Israel laknatullah alaih.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

تَرَى الْمُؤْمِنِينَ فِي تَرَاحُمِهِمْ وَتَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَد

“Kalian akan melihat orang-orang mukmin itu dalam hal saling mengasihi, mencintai, dan menyayangi, mereka seperti satu tubuh...”

إِذَا اشْتَكَى عُضْوًا

“Jika satu anggota tubuh terserang sakit...”

تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ جَسَدِهِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Maka seluruh anggota tubuhnya yang lain juga akan merasa tidak enak dan demam...” [HR Bukhari & Muslim].

Inilah ukhuwah Islamiyyah. Inilah ikatan yang paling kuat, yaitu ikatan iman. Yang menderita adalah saudara kita nan jauh di Palestina, tetapi duka itu, lara itu, sedih itu, juga terasa oleh kita yang ada di sini, di Indonesia.

Lalu apa lagi yang hendaknya kita lakukan untuk membela Al-Aqsa?

Marah! Marahlah!

Ya, kita harus marah melihat kezaliman tersebut!

Dikisahkan oleh Ibnu Hisyam bahwa dulu pernah terjadi satu insiden di mana seorang warga Yahudi Madinah menodai kehormatan SATU orang muslimah saja. Muncul amarah di dalam dada kaum mukminin melihat saudaranya sesama mukmin dinistakan oleh kera-kera Yahudi, hingga dibunuhlah pelaku penistaan tersebut.

Warga Yahudi lain tidak terima, hingga pria muslim yang membunuh penjahat Yahudi tadi akhirnya juga terbunuh. Kedua belah pihak akhirnya menyatakan perang yang lebih dikenal dengan Perang Bani Qainuqa.

Maasyiral Muslimin Rakhimakumullah..

Masjid Al-Aqsa adalah kiblat pertama umat Islam. Masjid Al-Aqsa adalah tempat di mana Nabi Muhammad menjadi imam salat bagi para Nabi dan Rasul ketika Isra Mi'raj. Masjid yang dibangun 40 tahun sesudah Nabi Ibrahim membangun Ka'bah. Mutlak tempat tersebut adalah milik umat Islam.

Tetapi kini tempat suci itu hendak direbut secara nyata oleh Yahudi Israel semoga Allah melaknat mereka.

Marahlah! Karena marah ketika melihat batasan-batasan Allah dilanggar adalah marah yang mulia.

مَا ضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا قَطُّ بِيَدِهِ

“Rasulullah   sama sekali tidak pernah memukul apa pun dengan tangannya,”

إِلَّا أَنْ يُجَاهِدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Kecuali ketika beliau sedang berjihad di jalan Allah, (maka beliau akan marah dan memukul).”

إِلَّا أَنْ يُنْتَهَكَ شَيْءٌ مِنْ مَحَارِمِ اللَّهِ فَيَنْتَقِمَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Dan kecuali jika ada sesuatu yang telah diharamkan Allah tetapi kemudian dilanggar, maka beliau akan membalas dengan hukuman karena Allah , (HR Muslim).

Tetapi ingat maasyiral Muslimin Rakhimakumullah...

Marah kita tadi hendaknya menimbulkan sikap simpati, ingin menolong, bukan sekedar marah.

Diriwayatkan bahwa Maimunah Radhiyallahu anha meminta Fatwa tentang Baitul Maqdis, maka dikatakan kepada beliau:

ائْتُوهُ فَصَلُّوا فِيهِ

Datanglah ke sana dan salatlah di sana.”

فَإِنْ لَمْ تَأْتُوهُ وَتُصَلُّوا فِيه

Jika kamu tidak bisa ke sana dan tidak bisa salat di sana...”

فَابْعَثُوا بِزَيْتٍ يُسْرَجُ فِي قَنَادِيلِهِ

Maka suruhlah seseorang untuk datang ke sana membawa minyak-minyak agar bisa dipakai untuk menyalakan lampu-lampu di sana,”  [HR Abu Dawud: 457. Al-Albani: Daif].

Khutbah Kedua

Maasyiral Muslimin Rakhimakumullah...

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِه

Siapa saja dari kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia mengingkarinya dengan tangannya...”

Maksudnya yang punya kekuasaan, punya wewenang, punya jabatan, punya kekuatan untuk menolong dan menyelamatkan Al-Aqsa, hendaklah dia melakukan hal tersebut.

فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِه

Maka bagi yang tidak bisa dengan tangan, hendaknya dia menggunakan lisan...”

Sampaikan kabar tentang liciknya Yahudi dan Amerika kepada umat, di sawah, di kantor, di sekolah, di media sosial dan lain sebagainya. Serang Yahudi dan Amerika dengan kata-kata, tulisan, dan yang semisal. Pahamkan umat tentang keutamaan Palestina, sehingga banyak yang bersimpati dan berdoa untuk Palestina, karena bisa jadi, doa mereka lebih makbul daripada kita.

فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ

Kalau masih tidak mampu juga, hendaknya dia memakai hatinya. Dan ini adalah selemah-lemah iman,” [HR Muslim].

Doakan saudara kita di Palestina. Doakan para mujahid yang berjuang menyelamatkan Al-Aqsa.

ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ

karena kita pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kita terima),” [QS At-Takatsur: 8].

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ. اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ. اللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا اجْعَلْنَا مُقِيمَ الصَّلَاةَنَا وَمِنْ ذُرِّيَّتَنَا رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
رَبِّنا ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانا صَغِيرًا
رَبَّنَا اغْفِرْ لنا وَلِوَالِديناَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.