Takdir, Doa, dan Salam Malaikat di Malam Qadar



Ayyuhal Ikhwah..

Luangkan waktu untuk banyak berdoa di malam-malam ganjil 10 hari terakhir bulan Ramadan, karena di malam itu urusan takdir kita setahun ke depan diturunkan dari Lauhul Mahfud.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

{فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ}

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,” [QS Ad-Dukhan: 4].

Menjelaskan ayat tersebut, Imam Ibnu Katsir berkata:

“Di malam Lailatul Qadar dijelaskan dari Lauh Mahfuz kepada para malaikat pencatat perihal urusan satu tahun dan ajal-ajal yang akan terjadi di tahun itu, dan rezeki-rezeki yang di turunkan tahun itu, serta semua peristiwa yang akan terjadi padanya, dan lain sebagainya.”

Dan jika memang tak ada uzur, luangkan waktu tuk berdiam diri di masjid, khusyuk hanyut dengan ibadah dan munajat kepada Allah di malam-malam itu, karena Allah ta'ala berfirman:

من كل أمر سلام هي حتى مطلع الفجر 

“...dari segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar,” [QS Al-Qadar: 4-5].

Menjelaskan ayat tersebut, Imam Asy-Sya'bi berkata:

تسليم الملائكة ليلة القدر على  أهل المساجد ، حتى يطلع الفجر

“Salamnya para malaikat di malam Lailatul Qadar teruntuk orang-orang yang ada di dalam masjid sampai fajar terbit,” [Tafsir Ibnu Katsir].

Tafsiran ini juga disepakati oleh sahabat Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhu.

Dan untuk saudariku yang mendapat uzur, hidupkan malam itu dengan memperbanyak tadarus, zikir, istighfar, dan doa (Syekh Shalih Al-Munajjid, IslamQA: 26753), juga dukunglah kepergian suami Anda untuk itikaf di masa itu, karena Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

مَنْ جَهَّزَ غَازِياً فِى سَبِيلِ اللَّهِ فَقَدْ غَزَا ، وَمَنْ خَلَفَ غَازِياً فِى سَبِيلِ اللَّهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا

“Barang siapa mempersiapkan (membekali) orang yang berperang, maka sungguh ia telah berperang. Barang siapa yang menanggung keluarga orang yang berperang, maka sungguh ia telah berperang,” [HR Bukhari & Muslim]

Menjelaskan hadis tersebut, Syekh Utsaimin di dalam Riyadh min Riyadhus Shalihin berkata:

من أعان مؤمناً على عمل خير كان له مثل أجره .

“Siapa saja yang menolong seorang mukmin dalam amal kebaikan, baginya pahala yang sama (dengan orang yang beramal kebaikan tersebut).”

Wallahualam bish shawwab...

Nguter, 17 Juni 2017 (22 Ramadhan 2017)
Akhukum Fillah...

Abu Muhammad Nasir Al-Irfani

0 komentar:

Post a Comment