Merapel (Menggabung) Semua Salat Sunah Rawatib Setelah Isya



Pertanyaan:
Saya ingin tahu tentang Salat sunah harian yang 12 rekaat itu. Saya dengar dari seorang yg berilmu bahwa kita boleh melakukan salat sunah yang totalnya 12 rekaat ini sebelum tidur setelah salat Isya. Apakah ini benar? Terima kasih.

Jawaban oleh tim Fatwa Center IslamWeb, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqitti

Segala puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam. Saya bersaksi bahwa tiada Ilah yang hak untuk diibadahi kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Salat sunah Rawatib memiliki waktu-waktu tertentu kapan harus dilaksanakan. Misal, salat sunah rawatib Dzuhur adalah 6 rekaat; yaitu 4 sebelum Dzuhur dan 2 setelahnya. Pada prinsipnya, salat sunah rawatib Dzuhur hendaknya dikerjakan ketika waktu Dzuhur.

Juga, salat sunah rawatib Maghrib hendaknya dilakukan pada waktunya. Hal yang sama juga berlaku pada salat sunah rawatib lainnya yang hendaknya dilakukan bersamaan dengan salat wajib yang menyertainya.

Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya mengerjakan tiap-tiap salat sunah rawatib itu pada waktu yang telah ditentukan sebagaimana Nabi melakukan salat-salat sunah rawatib itu pada waktunya masing-masing.

Akan tetapi, jika seseorang sedang kuwalahan untuk mengerjakan semuanya atau sebagiannya, maka boleh baginya untuk merapel (menggabung) semua salat sunah rawatib kapan saja baik itu di siang hari atau pun di malam hari, baik setelah atau sebelum salat isya. Sungguh, ini adalah pendapat yang paling mendekati benar dan inilah pendapat yang masyhur dari mahzab Syafii.

Wallahualam bish shawwab.

Fatwa No: 101612
Tanggal: 12 Zulqaidah 1428 (21 November 2007)
Sumber: IslamWeb.Net
Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo )

1 komentar:

  1. MasyaAlloh, ternyata boleh to.

    Alangkah baiknya jika disertai dalilnya, Tadz.

    ReplyDelete