Adz-Dzahabi tidak Mengkritik Imam Ibnu Taymiyyah


Pertanyaan:
Assalamu'alaikum. Saya dengar Adz-Dzahabi pernah mengkritik Ibnu Taymiyyah setelah beliau (Ibnu Taymiyyah) meninggal dunia. Mengapa?

Jawaban oleh Tim Fatwa IslamWeb, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqiti

Segala puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam. Saya bersaksi bahwa tiada Illah yang hak untuk diibadahi kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Imam Adz-Dzahabi sangat memuji Syekh Ibnu Taymiyyah, dan beliau menulis biografi yang bagus sekali tentang Ibnu Taymiyyah di dalam Tareekh Al-Islam, dan beliau berkata di dalam Mu'jam Asy-Suyuukh (Glosari para Ulama):

"Beliau itu lebih hebat daripada yang disebutkan di dalam biografi lain yang semisal dengan buatan saya ini. Kalau saya boleh bersumpah di antara Rukun (pojok Kabah tempat Hajar Aswaad berada) dengan Maqam Ibrahim, maka saya akan bersumpah bahwa saya tidak pernah menemui seseorang yang semisal dengan beliau."

Lebih lanjut beliau berkata:

"Setiap hadis yang tidak diketahui oleh Ibnu Taymiyyah bukanlah hadis."

Tentang kritik yang Anda sebutkan di dalam pertanyaan, maka hal itu disebutkan di dalam suatu disertasi yang lantas disematkan kepada Imam Adz-Dzahabi dan disebut dengan Bayaan Zaghal Al-Ilm wat-Talab' atau 'An-Naseehah Ath-Thahabiyyah.'

Akan tetapi, salah kalau menyematkan pernyataan itu kepada Adz-Dzahabi.

Syekh Muhammad ibn Ibraaheem Ash-Shaybaani menulis sebuah makalah yang membantah penyematan disertasi tersebut kepada Imam Adz-Dzahabi yang beliau beri judul: 'At-Tawdheeh Al-Jaliyy fee Ar-Radd ‘Ala An-Naseehah Ath-Thahabiyyah Al-Manhoolah ‘Ala Al-Imaam Ath-Thahabi'.

Wallahualam bish shawwab.

Fatwa: 326767
Tanggal: 4 Syawal 1437 H (9 Juli 2016)
Sumber: IslamWeb.Net
Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an At-Taqwa Sukoharjo)

0 komentar:

Post a Comment