Istri Memakai Baju Transparan di Siang Hari Bulan Ramadan


Pertanyaan:
Istri saya memakai baju yang transparan di rumah. Kadang, kami berdua sedang puasa, dan saya sering memintanya untuk memakai baju yang tidak transparan ketika sedang puasa. Saya bilang padanya bahwa memakai baju seperti itu ketika saya sedang puasa adalah perbuatan yang tidak benar. Akan tetapi, dia tidak percaya. Bagaimana Islam memandang kasus seperti ini?

Jawaban oleh Tim Fatwa IslamWeb, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqiti
Segala puji hanya bagi Allah, Raab semesta alam. Saya bersaksi bahwa tiada Illah yang hak untuk diibadahi kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Seharusnya tidak ada yang membahayakan Anda dalam hal ini, jika hanya Anda yang melihat istri Anda memakai baju seperti itu. Itu karena Islam mengizinkan suami-istri untuk saling melihat semua bagian tubuh pasangannya.

Diriwayatkan dari Bahz bin Hakim, dari kakeknya yang berkata kepada Rasulullah , “Wahai Rasulullah! Siapa yang boleh melihat aurat saya? Dan siapa yang tidak boleh?” Rasulullah berkata kepadanya: Jaga auratmu dari dilihat oleh siapa saja selain pasanganmu atau budak perempuanmu.”

Meski demikian, jika penampilan istri Anda yang memakai baju transparan menumbuhkan syahwat Anda dan membuat Anda mengeluarkan cairan mani atau mazi--yang keduanya membatalkan puasa (jika disertai syahwat dan dalam keadaan sengaja)--, maka lebih baik Anda mencari tempat di rumah Anda di mana Anda tidak akan melihat istri Anda (dengan pakaian seperti itu), atau minta saja istri Anda untuk menutup dirinya sehingga puasa Anda tidak batal.

Wallahualam bish shawwab.

Fatwa: 33071
Tanggal: 14 Syaban 1436 (2 Juni 2015)
Sumber: IslamWeb.Net

Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar di PPTQ At-Taqwa Sukoharjo)

0 komentar:

Post a Comment