Sholat Dhuha (2): Waktu Shalat Dhuha


Pertanyaan:
Kapan waktu yang tepat untuk mengerjakan Salat Israk dan Salat Dhuha?

Jawaban oleh Tim Fatwa IslamQA, di bawah Pengawasan Syekh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid

Alhamdulillah.

Salat Israk adalah Salat Dhuha yang dikerjakan di awal waktu. Keduanya bukanlah dua salat yang berbeda.

Disebut Israk karena salat ini dikerjakan sesaat setelah matahari terbit (Syuruq), yaitu ketika matahari telah beranjak naik sampai pada ketinggian tertentu.

Syekh Bin Baaz Rahimahullah berkata:

"Salat Israk adalah Salat Dhuha yang dikerjakan di awal waktu," [dalam Majmoo’ Fataawa al-Shaykh Ibn Baaz, 11/401].

Waktu Salat Dhuha adalah dari waktu ketika matahari beranjak naik sampai pada ketinggian tertentu, sampai sesaat sebelum waktu Salat Zuhur.

Syekh Utsaimin mendefinisikannya dengan,

"Waktu antara satu seperempat jam setelah matahari naik, hingga 10 menit sebelum Salat Zuhur," [dalam Al-Sharh al-Mumti’, 4/122].

Jadi, semua waktu di antara kedua waktu tersebut adalah waktu Salat Dhuha.

Adalah lebih baik untuk mengerjakannya setelah panas matahari menjadi semakin intens, karena Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

 صلاة الأوابين حين ترمض الفصال

"Shalat awwabin (orang yang bertaubat atau nama lain Salat Dhuha) dikerjakan ketika anak unta mulai beranjak karena kepanasan," [HR Muslim: 748].

[dalam Majmoo’ Fataawa bin Baaz: 11/395].

Para ulama menyebut ini dengan waktu ketika seperempat hari telah berlalu, yakni antara matahari terbit dengan menjelang Salat Zuhur," [dalam al-Majmoo’ al-Nawawi: 4/36 dan al-Mawsoo’ah al-Fiqhiyyah: 27/224].

Fatwa: 22389
Tanggal: 10 September 2002
Sumber: IslamQA
Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar di PPTQ At-Taqwa Sukoharjo)

0 komentar:

Post a Comment