Pengaruh Gerhana Matahari terhadap Wanita Hamil dan Janinnya


Pertanyaan:
Apakah gerhana matahari dan bulan memiliki dampak atau pengaruh terhadap wanita hamil atau anaknya? Mohon jawabannya dengan dasar Al-Quran dan Hadis.

Jawaban oleh Tim Fatwa IslamWeb, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqiti
Segala puji hanya bagi Allah, Raab semesta alam. Saya bersaksi bahwa tiada Illah yang hak untuk diibadahi kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Gerhana matahari dan bulan tidak memiliki pengaruh terhadap wanita hamil atau janinnya, karena tidak terdapat penjelasan di dalam Kitabullah atau Sunah Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Ketahuilah bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ مِنْ النَّاسِ وَلَكِنَّهُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَقُومُوا فَصَلُّوا

“Sesungguhnya matahari dan bulan tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena matinya seorang dari manusia, tetapi keduanya adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Jika kalian melihat gerhana keduanya maka berdirilah untuk shalat,” (HR Bukhari).

Di dalam riwayat lain terdapat tambahan:

"Allah menakut-nakuti hambaNya dengannya (gerhana matahari dan bulan)."

Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengatakan hadis di atas sebagai tanggapan terhadap mereka yang mengklaim bahwa gerhana matahari terjadi karena meninggalnya Ibrahim, putra Rasulullah صلى الله عليه وسلم.


Oleh karena itu, seseorang tidak boleh mempercayai mitos bahwa gerhana matahari atau bulan memiliki pengaruh atau dampak terhadap apa yang terjadi di bumi, kecuali jika bisa dibuktikan secara ilmiah bahwa sinar matahari memiliki dampak tertentu bagi umat manusia di waktu-waktu tertentu; maka dalam hal ini bisa dimasukkan ke dalam pertimbangan.

Wallahu'alam bish shawwab.

Fatwa: 87810
Tanggal: 6 Rabiul Akhir 1425 (26 Mei 2004)
Sumber: IslamWeb.Net
Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar di PPTQ At-Taqwa Sukoharjo)

0 komentar:

Post a Comment