Jangan Menggunjing Orang-Orang Mukmin


Oleh Syekh Mustafa Al-Adawy
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًا...

"...janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain," [QS Al-Hujurat: 12].

Gibah adalah menggunjing orang lain dengan sesuatu yang tidak ia suka, meski yang dibicarakan itu benar adanya.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

"Tahukah kalian apa itu gibah?"

Para sahabat menjawab, "Allah dan RasulNya lebih tahu."

Rasulullah صلى الله عليه وسلم melanjutkan:

"Obrolanmu tentang saudaramu pada perkara yang tidak dia sukai."

Ada sahabat yang bertanya:

"Bagaimana kalau yang kami bicarakan adalah benar-benar ada pada saudara kami itu?"

Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

"Jika padanya ada sesuatu seperti yang engkau bicarakan, maka engkau telah menggunjingnya. Tetapi jika tidak ada padanya hal itu, maka engkau telah memfitnahnya," [HR Muslim].

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اَ يُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأۡكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُ ؕ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ؕ اِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

"Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang," [QS. Al-Hujurat: 12].

Sumber: Fikih Akhlak, karya Syeikh Musthafa Al-Adawi.

0 komentar:

Post a Comment