Memanggil Orang Bernama Muhammad hanya dengan “Mo”


Pertanyaan:
Wahai Syekh, Assalamu’alaikum.

Salah satu saudara kami sesama Muslim memiliki nama Muhammad, tetapi dia hanya menyebutnya “Mo” dan orang-orang juga memanggilnya “Mo.”

Banyak orang-orang Muslim dan Nonmuslim yang di sekitarnya tidak tahu kalau namanya yang asli adalah Muhammad.

Semua orang memanggilnya “Mo.”

Bagaimana syariat Islam memandang perkara ini? Bolehkah saudara saya ini mengubah namanya dari Muhammad menjadi Mo dan orang lain memanggilnya “Mo”?

Jawaban oleh Tim Fatwa IslamWeb, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqitti
Segala puji bagi Allah, Raab semesta alam. Saya bersaksi bahwa tiada Illah yang hak untuk diibadahi kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Pada prinsipnya, boleh memanggil seseorang dengan menghilangkan beberapa huruf dari namanya, selama hal tersebut tidak membuatnya bersedih, dan jika hal itu tidak diucapkan dengan maksud untuk menghina orang tersebut.

Rasulullah memanggil Abu Hurairah Radhiyallahuanhu, “Wahai Abu Hir...” dan beliau juga menanggil Utsman Radhiyallahuanhu dengan, “Tulislah, Wahai Utsm...” serta memanggil Aisyah Rahiyallahuanha dengan, “Aa’ish...”

Meski demikian, nama yang disebutkan di dalam pertanyaan di atas (Muhammad) tidak seharusnya diucapkan dengan cara seperti itu, karena pada prinsipnya, Muhammad nama Rasulullah dan memiliki keutamaan yang tidak dimiliki nama-nama lainnya.

Menyebut Muhammad dengan cara seperti di dalam pertanyaan terdengar seperti suara kucing (Meong –pent), sehingga seseorang tidak boleh mengucapkannya dengan cara seperti yang disebutkan di dalam pertanyaan.

Wallahu’alam bish shawwab.

Fatwa: 106819
Tanggal: 30 Rabiul Awal 1429 (7 April 2008)
Sumber:
http://www.islamweb.net/emainpage/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=106819

Penerjemah: Irfan Nugroho

Staf pengajar di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Sukoharjo

0 komentar:

Post a Comment