Tanda-Tanda Kiamat: Tunduk kepada Istri, Durhaka kepada Ibu

Gambar: DiaryHijaber

Salah satu tanda kecil Hari Kiamat adalah bahwa seorang pria akan bersikap durhaka kepada ibunya sendiri, dan lebih berbelas kasih kepada istrinya. Dia akan tunduk kepada sang istri dalam perkara yang mengandung kedurhakaan dan penentangan kepada ibunya atau ayahnya dalam banyak hal.

Inilah yang terjadi hari ini. Di banyak kasus, Anda akan melihat si ibu tinggal sendirian di satu rumah, dan anak lelaki satu-satunya jarang mengunjunginya atau melihatnya. Di saat yang sama, sang istri dan anak-anaknya menjalani hidup yang nikmat, jalan-jalan, travelling bersamanya.

Atau, jika ibu dan ayahnya tinggal bersamanya, mereka diacuhkan, dan minim perhatian yang diberikan kepada mereka. 

Menurut sebuah hadis dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahuanhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا فَعَلَتْ أُمَّتِي خَمْسَ عَشْرَةَ خَصْلَةً حَلَّ بِهَا الْبَلَاءُ

“Jika umatku melakukan 15 perkara, maka bencana akan menimpa mereka.” 

Dan 2 dari 15 tanda tersebut adalah:

وَأَطَاعَ الرَّجُلُ زَوْجَتَهُ وَعَقَّ أُمَّهُ ، وَبَرَّ صَدِيقَهُ وَجَفَا أَبَاهُ

...dan seorang pria tunduk kepada istrinya dan durhaka kepada ibunya, berbuat baik kepada temannya tetapi kasar kepada ayahnya…” (HR Tirmizi: 2210. At-Tirmizi: Gharib. Al-Albani: Daif).*

*Catatan:
Meski dinilai Daif oleh Syekh Al-Albani Rahimahullah, tetapi substansi hadis tersebut tidak bertentangan dengan syariat Islam yang lebih memuliakan ibu daripada istri dan lebih memuliakan ayah daripada teman. Sebagian ulama berpendapat bahwa penggunaan hadis Daif (selama bukan "daif jiddan” atau “parah sekali”) untuk kepeluan targhib (mengancam) adalah boleh. Wallahu’alam.

Sumber:
Al-Arifi, Muhammad. Dr. 2010. End of the Worlds – Signs of the Hour, Major and Minor. Riyadh: Darussalam. Hal. 106-107

0 komentar:

Post a Comment