Tuntunan Islam tentang Bayi baru Lahir #2: Kumandang Adzan di Telinga Kanan


Oleh Syeikh Muhammad Suwaid
Imam Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi* meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam mengumandangkan adzan di telinga Hasan bin Ali ketika Fatimah melahirkannya.

Rahasia dan hikmah dari hal itu sebagaimana dikatakan oleh Dahlawi adalah:

a. Adzan merupakan bagian dari syi’ar-syi’ar Islam
b. Pemberitahuan tentang agama Muhammad
c. Mengkhususkan pengumandangan adzan pada bayi yang dilahirkan pada bagian telinganya
d. Di antara manfaat adzan adalah membuat setan lari. Setan bisa menyakiti sang bayi sejak awal kelahirannya, sampai di dalam hadist disebutkan bahwa ia bisa mati karenanya, (Ad-Dahlawi, dalam Hujjatullah Al-Balighah).

Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

مَا مِنْ بَنِي آدَمَ مَوْلُودٌ إِلَّا يَمَسُّهُ الشَّيْطَانُ حِينَ يُولَدُ فَيَسْتَهِلُّ صَارِخًا مِنْ مَسِّ الشَّيْطَانِ غَيْرَ مَرْيَمَ وَابْنِهَا

Setiap anak Adam itu ketika dilahirkan akan digerakkan oleh setan ketika ia sedang dilahirkan sehingga dia menangis dengan keras akibat gangguan tersebut, kecuali Maryam dan Putranya.” Selanjutnya, Abu Hurairah Radhiyallahuanhu berkata, “Bacalah – jika kamu suka – firman Allah:

وَإِنِّىٓ أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ

Dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk, (QS Ali-Imran: 36)”

Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyah mengungkapkan rahasia-rahasia lain dari pengumandangan adzan ini (sebagai tambahannya) sebagai berikut:

“Agar suara yang pertama-tama didengar oleh bayi manusia adalah kalimat-kalimat yang berisi kebesaran dan keagungan Allah, serta syahadat yang pertama-tama memasukkannya ke dalam Islam. Hal itu semacam talqin (pendiktean) baginya tentang syiar-syiar Islam ketika pertama kali memasuki alam dunia, sebagaimana dia di-talqin dengan tauhid ketika hendak keluar dari alam dunia ini.

Tidak bisa dipungkiri lagi tentang pengaruh adzan ini di dalam hati seorang bayi, sekali pun dia mungkin tidak merasakannya, seperti faedah berikut ini:

a. Setan akan lari ketika mendengar kalimat adzan. Setan telah mengintai sejak menjelang kelahirannya untuk mendekati agar bisa menggodanya sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Setan mendengar kalimat yang bisa melemahkannya serta membuatnya murka di awal-awal waktu untuk melakukan tipu dayanya

b. Agar seruan menuju Allah Subhanahu Wa Ta'ala menuju agama-Nya (Islam) dan menuju peribadahan kepada-Nya itu mendahului ajakan setan. Demikian juga agar fitrah Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah digariskan itu mendahului godaan setan dan penyimpangan yang dilakukan olehnya,” (Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyah, dalam Ahkaam Al-Maulud).

Anak yang dilahirkan itu, baik laki-laki atau pun perempuan, adalah sama saja. Dia merupakan anugerah dan pemberian dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan nikmatNya yang Dia berikan kepada hamba-hambaNya.

Imam Ath-Thabrani meriwayatkan hadist dari Ibnu Abbbas, bahwa Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Jika lahir seorang anak perempuan, maka Allah Azza Wa Jalla mengutus seorang malaikat kepadanya untuk membawakan berkah kepadanya lalu berkata, “Seorang anak perempuan yang lemah telah keluar dari seorang ibu yang lemah pula. Orang yang mau melindunginya akan mendapatkan pertolongan hingga hari kiamat.”

Jika lahir seorang anak laki-laki, maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga mengutus seorang malaikat dari langit lalu mengecup kedua matanya dan berkata, “Allah menitipkan salam untukmu.

=========

*Dan hadist ini dianggap shahih oleh Syeikh Abdul Aziz bin Baaz, tetapi dianggap dhaif oleh Syeikh Nashiruddin Al-Albani. Artinya, ada perbedaan besar di kalangan ulama, yang kedua pendapat tersebut sama-sama didasarkan pada dalil masing-masing. Oleh karena itu, redaksi MukminunCom menghimbau bagi pendukung masing-masing pihak untuk bersikap toleran terhadap perbedaan ini.

0 komentar:

Post a Comment