Israel Larang Adzan Di Masjid Ibrahimi Sebanyak 52 Kali di Bulan Desember

Palestina, Mukminun.Com- Otoritas israel dilaporkan telah melakukan pelarangan terhadap penyuaraan adzan di Masjid Ibrahimi sebanyak 52 kali selama bulan Desember 2014, ujar Kementrian Wakaf Palestina pada Ahad 4 Januari 2014 kemarin.

Pihak kementrian mengatakan dalam suatu pernyataan bahwa larangan pengumandangan adzan tersebut merupakan "serangan terhadap ritual keagamaan dan kebebasan beribadah."

"Inilah kebijakan yang terus berlanjut oleh otoritas penjajah israel yang berusaha menerapkan larangan terhadap umat Islam dari melaksanakan ibadah di masjid yang mulia ini," ujar pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut juga menambahkan bahwa selain melakukan pelarangan adzan, teroris israel juga secara rutin melarang umat Islam memasuki masjid Ibrahimi.

Meski demikian, intensitas pelarangan adzan di Masjid Ibrahimi terbilang menurun jika dibandingkan dengan data yang sama pada Oktober silam, ketika teroris israel melarang kumandang adzan sebanyak 61 kali.

 Masjid Ibrahimi, yang disebut-sebut terdapat makam Nabi Ibrahim di dalamnya, terletak di Hebron Tengah, lokasi rawan konflik karena kehadiran 500 pemukim Yahudi di Kota Tua.

Suatu perjanjian yang ditandatangi pada tahun 1997 menyetujui adanya pembagian wilayah Hebron menjadi dua, satu untuk Palestina dan satu lagi untuk Israel.

Militer israel menguasai Zona H2 yang di dalamnya terdapat kawasan Kota Tua yang merupakan lokasi dari Masjid Ibrahimi yang kini dialihfungsikan sebagai Synagogue Cave of Patriarchs.(Maan/Mukminun)