Kabar Gembira Teruntuk Seluruh Orang Tua Yang Memiliki Anak Shalih(ah)

Oleh Syeikh Muhammad Suwaid
Imam Muslim meriwayatkan hadist dari Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Jika seseorang meninggal dunia, amalnya terputus kecuali tiga hal: 1. Sedekah jariyah; 2. Ilmu yang bermanfaat; dan 3. Anak shalih yang mendoakan kebaikan untuknya.”

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Abu Darda’ bahwa dia menceritakan:

“Kami pernah membicarakan tentang bertambahnya umur di sisi Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam, lalu beliau bersabda: ‘Sesungguhnya Allah tidak akan menangguhkan satu jiwa pun ketika ajalnya telah tiba. Akan tetapi, yang dimaksud dengan bertambahnya usia itu adalah bahwa Allah memberikan rezeki kepada hamba-Nya berupa anak keturunan yang shalih, yang mendoakan kebaikan untuknya sehingga doa mereka menyertainya ketika dia berada di alam kubur,” (HR Hakim, dalam Kanzul Ummal, 16/281, juga dalam Tafsir Ibnu Katsir, 4/373 dan 2/573).

Imam Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad meriwayatkan dari Abu Hurairah, “Derajat mayit diangkat setelah kematiannya, lalu ia berkata, “Wahai Rabb-ku, derajat apakah ini?” Maka Allah menjawab, “Anakmu memohonkan ampun untukmu,” (HR Thabrani. Terdapat beberapa perawi yang dhaif, tapi dianggap tsiqah oleh para ulama hadist, demikian yang dikatakan oleh Al-Haitsami dalam Al-Majma;, 10/21).