Kelompok Fasis Sayap Kanan, Britain First, Nyatakan “Perang Salib” Melawan Islam

Inggris, Mukminun.com – Komunitas British Muslim menuntut tindakan tegas dari pemerintah setempat atas insiden penistaan terhadap simbol-simbol Islam di Inggris. Hal tersebut disampaikan menyusul penyerangan atas beberapa Masjid di Inggris oleh kelompok-kelompok fasis di negara Elizabeth tersebut.

Sebelumnya masjid-masjid di London, Bradford, dan Glasgow dikabarkan mendapat serangan oleh kelompok fasis sayap kanan, Britain First, dengan beberapa dilaporkan memaksa masuk masjid dan menempel leaflet bernada SARA di sudut-sudut masjid.

Menurut salah satu anggota dewan dari partai Britain First, Paul Goding, hal tersebut merupakan kampanye ‘Perang Salib’ melawan Islam. Goding sendiri juga mengedarkan video di mana dirinya memaksa masuk ke suatu masjid, menempel leaflet berisi cacian terhadap Islam dan mengolok-olok jamaah yang ada di dalam masjid tersebut.

“Dia (Paul Goding) akan berkelana ke seluruh negeri ini dan mendzhalimi banyak orang nanti,” tutur Mohammed Shafait, Presiden Masjid Luton Central kepada The Morning Star pada Rabu, 18 Juni 2014. “Dengan ini saya katakan bahwa dia adalah seorang teroris!”

Respon terhadap video Paul Goding juga muncul dari kelompok antifasis, Hope Not Hate. Juru bicara mereka, Simon Cressy, menilai aksi tersebut sebagai sesuatu yang ‘menjijikkan.”

“Sungguh menjijikkan,” tuturnya. “Mereka ingin menyulut kebencian ras dan agama.”

Mohammed Shafait mengatakan bahwa takmir Masjid Luton Central telah beberapa kali melaporkan insiden tersebut kepada kepolisian setempat. Akan tetapi, belum ada langkah konkrit dari kepolisian dalam menangani hal tersebut.

“Orang ini membuat video lalu menunjukkannya pada anggota partai yang lain bahwa dirinya benar-benar melakukan hal tersebut. Dia adalah seorang teroris. Dia seorang pengecut!” ujar Mohammed Shafait.(Wolrdbulletin/Mukminun/Nugrohoirfan)