Peretas Propalestina bajak situs-situs israel


Palestina, Mukminun.com- Tepat setahun setelah serangan dunia maya besar-besaran, AnonymousOpIsrael kembali membajak situs-situs israel laknatullah pada Senin (7 April 2014).

Peretas Propalestina ini dikabarkan sempat merusak server sistus Kementrian Pendidikan, serta situs-situs lain seperti Israel Postal Service dan Biro Pusat Statistik, sebagaimana dilansir oleh Ynet.

Anonymous pertama kali menyerang pada November 2012, setelah Operasi Pilar Pertahanan israel laknatullah meluluhlantakkan Gaza, dan diulang kembali pada 7 April 2013.  Pesan yang disampaikan dalam aksinya berbunyi:

"Inilah pesan dari Anonymous Operation Israel, Anonymous Special Operations, Pillars of Anonymous, the Anonymous Collective of the Cyber Warriors, dari seluruh planet: pada 7 April 2014, kami menyeru pada seluruh saudara dan saudari kami, untuk membajak, meretas, merubah tampilan, mengungkap database, mengambil alih admin situs, dan mematikan DNS Israeli Cyberspace dengan cara apa pun," tutur narator robot dalam satu video YouTube yang diunggah pada Ahad 6 April 2014.

Tahun lalu, Anonymous berhasil meluluhlantakkan ratusan situs israel, termasuk situs Perdana Menteri dan situs Kementrian Pertahanan. Kelompok tersebut juga menayangkan daftar panjang berisi alamat email dan nomor kartu kredit yang diambil dari situs yang memperjual-belikan alat-alat militer Tentara Pertahanan Israel.

Namun, otoritas israel membantah bahwa peretasan besar-besaran tersebut tidak menyebabkan kerusakan signifikan terhadap pemerintahan dan operasional internet untuk warga sipil.

Kelompok Anonymous juga mengklaim bahwa aksi kali ini merupakan balas dendam atas "Kejahatan terhadap Kemanusiaan" yang dilakukan oleh israel laknatullah.

Kamu TIDAK dapat menyembunyikan rumah yang hancur.  Kamu TIDAK dapat menyembunyikan rentetan peluru yang kamu gunakan untuk membunuh dan menganiaya warga Palestina. Kamu TIDAK dapat menyembunyikan jalan-jalan apartheid.  Kekerasanmu terhadap warga Gaza, yang kamu banjiri dengan sampah, yang kau teror melalui aparat militer, dan kau biarkan mereka mati di perbatasan sembari menunggu perhatian medis, (semua itu) TIDAK akan ditolerir lagi. Kampanye busukmu untuk menyerang kelompok-kelompok solidaritas Palestina di seluruh dunia melalui penyensoran dan pelarangan memasuki perbatasan TIDAK akan dilupakan."(Haaretz/Mukminun/Nugrohoirfan)