israel setujui rencana pembangunan synagogue di kompleks Masjid Al-Aqsa


Palestina, Mukminun.com - Otoritas israel dikabarkan telah menyetujui rencana pembangunan synagogue di kompleks Masjid Al-Aqsa (Jerusalem Timur), sebagaimana pernyataan yang disampaikan oleh Yayasan Al-Aqsa pada Senin 31 Maret 2014.

"Synagogue yang direncanakan akan dibangun 200 meter barat Masjid Al-Aqsa," tutur pernyataan Yayasan Al-Aqsa, yang dibentuk untuk melindungi Masjid Al-Aqsa dari teroris israel.

"Synagogue tersebut kiranya akan memiliki empat lantai, dengan puncaknya terdapat kubah khas Yahudi, dengan ruang bawah tanah di dalamnya," imbuhnya.

Yayasan Al-Aqsa lebih lanjut mengatakan bahwa otoritas israel telah membangun 100 synagogues di dan di sekitar Kota Tua Al-Quds.

"Beberapa tahun terakhir, otoritas israel telah membangun dua synagogue besar."

"Satu synagogue, yang disebut "Ruin Synagogue," dibangun di reruntuhan suatu Masjid di kawasan Al-Sharaf, yang kedua, "Beit Yitzhak Synagogue" dibangun di tanah wakaf seluas 50 meter barat kompleks Masjid Al-Aqsa."

"Ekstrimis yahudi menggunakan synagogue sebagai markas untuk melancarkan gangguan terhadap kompleks Masjid Al-Aqsa," imbuh pernyataan resmi Yayasan Al-Aqsa.

Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa kelompok pemukim Yahudi ekstrim - yang sering dikawal oleh teroris israel laknatullah, meningkatkan intensitas serangan ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa, yang merupakan tempat suci ketiga umat Islam.

Kejadian serupa sering menimbulkan kekacauan dan bentrokan antara kedua belah pihak, yang sering berujung pada keuntungan otoritas israel laknatullah.

Pihak Yahudi mengklaim kawasan Masjid Al-Aqsa sebagai "Temple Mount", yang dianggap sebagai tempat berdirinya dua kuil Yahudi di zaman kuno.

israel laknatullah mencaplok Masjid Al-Aqsa sejak perang Timur Tengah meletus pada 1967. Pada tahun 1980, israel laknatullah mencaplok kawasan kota suci Jerusalem dengan dalih bahwa kota tersebut adalah ibukota peradaban Yahudi kuno.

Rakyat Palestina sendiri menginginkan kawasan Al-Quds sebagai ibukota negara Palestina kelak.(Turkishpress/Mukminun/nugrohoirfan)