Buldozer israel ratakan satu masjid dan pusat kesehatan di Jerusalem Timur

Palestina, Mukminun.com - Buldozer-buldozer israel dikabarkan telah menghancurkan kompleks milik warga Palestina di Jerusalem Timur. Situs International Business Times melaporkan bahwa di dalam kompleks terdapat satu masjid, beberapa apartemen serta satu pusat kesehatan.

Abu Ghaliya, pemilik kompleks, mengatakan bahwa bangunan yang ada dalam kompleksnya dihancurkan "tanpa pemberitahuan sebelumnya" dari otoritas israel laknatullah.

Saksi mata mengatakan kepada kantor berita lokal, Maan News Agency, bahwa teroris israel beserta pasukan tempurnya menyerbu Khallat al-Ein square di kawasan al-Tur, Kota Tua Jerusalem Timur. Mereka didatangkan untuk mengamankan proses penghancuran kompleks tersebut.

Terosis israel tersebut mengevakuasi warga secara paksa serta menghentikan saluran air dan gas ke perumahan sebelum buldozer-buldozer israel memasuki kompleks.

Pemerintah israel mengklaim bahwa penghancuran tersebut dikarenakan Ghaliya tidak memiliki surat ijin mendirikan bangunan. Padahal, Ghaliya sendiri mengaku telah menghabiskan 18 tahun untuk mengurus ijin tersebut.

Walikota Jerusalem "menyetujui pembangunan di area tersebut...(tapi)...Kementrian dalam negeri israel melarang pembangunan kompleks," tutur Ghaliya.

Bulan kemarin, sekelompok organisasi penyalur bantuan kemanusiaan memperingatkan israel atas tindakannya menghancurkan properti milik warga Palestina.

Dalam suatu pernyataan, 25 organisasi tersebut menuturkan bahwa penghancuran yang dilakukan oleh israel mengalami peningkatan sebanyak 50 persen tiap tahunnya.

Lebih lanjut mereka mengatakan bahwa 112 dari 663 properti milik warga Palestina yang dihancurkan selama tahun 2013 dibangun menggunakan dana dari bantuan internasional.(Ibtimes/Mukminun/nugrohoirfan)