Umno Malaysia serukan pelarangan Syiah

Syiah di Malaysia | Foto: Al-AhkamNet
Malaysia, Mukminun.com – Umno Malaysia mengumumkan perang melawan Syiah, homo, lesbian, banci, dan aktivis liberal, serta mereka yang telah melakukan penghinaan terhadap Islam. Umno juga menuntut agar pemerintah Malaysia segera membentuk suatu komisi khusus untuk menjamin agar penghinaan terhadap Islam tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Umno pada Jumat 6 Desember 2013 mengajukan suatu resolusi untuk memperkenalkan suatu rancangan undang-undang ke DPR Malaysia dengan tujuan mengamandemen Pasal Tiga dari Konstitusi Federal agar hanya mengakui Islam Sunni sebagai satu-satunya Islam yang sah di Malaysia.

Umno juga meminta kepada pemerintah untuk membentuk suatu komisi, seperti halnya Komisi Hak Asasi Manusia, untuk melindungi supremasi agama Islam seiring dengan semakin gencarnya penghinaan terhadap Islam di internet dan sosial media.

Delegasi Umno Penang, Shabudin Yahaya, mengatakan bahwa komisi ini kelak bertanggung jawab menindak mereka yang menyimpang – seperti homo, lesbian atau banci – serta mereka para aktivis liberal yang alih-alih menyuarakan kebebasan justru terus menerus menghina Islam.

Komisi ini nantinya akan bertugas menjunjung tinggi martabat Islam di masyarakat.

“Dengan adanya komisi seperti ini, kami ingin memastikan bahwa tak seorang pun boleh menyebarkan ajaran (agama) syiah, serta ajaran-ajaran sesat seperti Tuhan Harun dan liberalisme.

“(Sehingga kelak) tak seorang pun berani lagi gegabah memutar suara adzan kemudian mewudhukan anjing mereka kemudian menayangkannya di Facebook,” tutur Shabudin yang menyinggung upaya pelecehan terhadap Islam yang dilakukan aktivis liberal di Malaysia.

Tuhan Harun merupakan suatu ajaran sesat yang anggotanya aktif di Pahang, dan salah satu anggotanya ditengarai merupakan pelaku penembakan tragis terhadap petugas Departemen Urusan Agama Pahang.

Ramadhan tahun lalu, atau tepatnya di bulan Agustus 2013, seorang pelatih anjing didenda oleh Departemen Agama Johor setelah ia menayangkan videonya yang sedang melatih anjing untuk berwudhu dengan latar belakang suara adzan.

Di bulan yang sama, sepasang non-Muslim di Malaysia menuai kecaman keras dari seantero Malaysia karena mereka mengunggah foto makan malam mereka dengan tulisan keterangan, “Happy Breaking fast with bak kut teh.”

Putrajaya, melalui Departemen Pengembangan Islam, telah aktif menyuarakan pelarangan Syiah di Malaysia.(Themalaysiainsider/Mukminun)

*Diterjemahkan dari English ke Bahasa Indonesia oleh Irfan Translator Pro.