Dua hari serangan udara rezim Syiah di Al-Bab gugurkan 50 Muslim Sunni Suriah

Photo: GlobalNews.ca

Suriah, Mukminun.com – Gelombang serangan udara di kawasan utara Suriah menewaskan 50 muslim sunni dalam dua hari, ungkap kelompok pengawas dari Suriah.

Di bidang politik, deputi menteri luar negeri Suriah bersikukuh bahwa tak ada kata damai yang akan dibawa pada perundingan damai di Genewa 22 Januari 2014 mendatang jika President Bashar Assad laknatullah tidak menyetujuinya.

Lembaga Pengamat Hak Asasi Manusia di Suriah mengatakan bahwa helikopter rezim Syiah Suriah menjatuhkan beberapa bom barel ke kawasan Al-Bab di utara Aleppo kemarin (1 Desember 2013) yang menewaskan 24 muslim sunni Suriah, termasuk dua muslimah dan empat anak-anak.

Serangan terhadap suatu pasar di Al-Bab hanya berselang dua hari setelah serangan serupa di kota yang sama yang menewaskan 26 muslim sunni Suriah.

Harian pemerintah, Sana, melaporkan bahwa konflik di kota tersebut sebagai upaya teroris syiah Suriah untuk menghancurkan markas militer mujahidin Suriah.

Di saat yang bersamaan, muncul kabar gembira dari pengamat hak asasi manusia bahwa lima teroris syiah Suriah mati dalam suatu serangan yang dilancarkan oleh mujahidin Suriah di kota Damaskus.

Lembaga hak asasi manusia tersebut menambahkan bahwa serangan yang menewaskan lima teroris syiah Suriah tersebut dilakukan oleh kelompok mujahidin Jabhah Al-Nusra.

Teroris syiah Suriah terus berupaya menguasai kawasan Nabuk, Damaskusm sebelum mereka menguasai kawasan Qalamaoun. Teroris syiah Suriah mengklaim telah menguasai kawasan Qara dan Deit Attiyeh, atau sekitar 60 persen kawasan Nabluk, Damaskus.

Lembaga pengamat hak asasi manusia mengatakan bahwa pesawat tempur syiah nushairiyah juga melancarkan serangan udara di kota tersebut kemarin pada Ahad (1 Desember 2013) dengan dukungan dari pasukan infantri syiah Lebanon, Hizbullah (baca: Hizbusy Syaithan).

Teroris syiah Suriah terus berusaha agar menghentikan jalur distribusi senjata di kalangan mujahidin Suriah dengan membombardir kawasan Qalamun, utara Damaskus yang berdekatan dengan perbatasan Lebanon.

Pertempuran semakin melebar ke kawasan Maalula, kawasan yang didominasi umat Kristiani, yang juga menjadi korban keganasan syiah nushairiyah.

Sumber teroris syiah mengklaim bahwa mereka berhasil menguasai kawasan Maalula.

Di Ghouta, timur Damaskus, pertempuran antara mujahidin Suriah melawan syiah nushairiyah semakin memanas.

Lima mujahidin Suriah dikabarkan telah berhasil menemui syahid pada Ahad (1 Desember 2013), tambah Lembaga pengamat hak asasi manusia tersebut dalam laporannya.(Thenational/Mukminun)
*Diterjemahkan dari artikel asli dalam English ke dalam Bahasa Indonesia oleh Irfan Translator Pro.