Ada pelecehan terhadap Al-Quran oleh suporter Middlesbrough FC

Foto: MirrorCoUk

Inggris, Mukminun.com - Kepolisian setempat mengatakan bahwa penyelidikan terhadap kasus tersebut sedang berlangsung. Penyelidikan tersebut bermula dari laporan adanya beberapa suporter Middlesbrough yang merobek-robek Quran dalam lanjutan English Premier Leage antara Middlesbrough melawan Birmingham City.

Menindaklanjuti temuan tersebut, manajemen Middlesbrough FC berjanji untuk menghukum siapa pun suporternya yang melakukan tindakan tersebut dengan hukuman berupa larangan menyaksikan pertandingan Middlesbrough di Riverside Stadium seumur hidup.

Dalam suatu pernyataan, manajemen klub mengatakan: “Kami mengkonfirmasi berita tersebut. Hingga saat ini, dua suporter kami telah dilarang untuk menyaksikan pertandingan Middlesbrough.

“Oleh karena proses investigasi oleh Kepolisian West Midlands dan Cleveland terhadap insiden di Birmingham pekan kemarin masih berlangsung, tidak pantas kiranya jika kami berkomentar lebih banyak."

Juru bicara tim Birmingham City juga membenarkan hal tersebut dan siap bekerjasama dengan kepolisian mengungkap insiden pelecehan Al-Quran, kitab suci umat Islam tersebut.

Kepolisian Birmingham tersebut mengatakan bahwa insiden tersebut sebagai suatu “hate crime” (kejahatan bermotif kebencian terhadap suatu suku, agama).

Juru bicara Middlesbrough sebelumnya mengatakan bahwa klubnya menerapkan kebijakan "tak ada toleransi" terhadap segala bentuk diskriminasi. Ia juga mengatakan bahwa Middlesbrough FC merupakan pendukung janji setia sepakbola untuk “memusnahkan rasisme dengan segala bentuknya.”

Kelompok suporter Middlesbrough, The Red Faction, merespon insiden tersebut dengan menggalang aksi solidaritas antirasisme sebelum pertandingan antara Middlesbrough FC melawan Brighton dan Hove Albion pekan ini.

Steve Fletcher, anggota The Red Faction, mengatakan kepada Harian Sore Gazette: “Aksi ini merupakan respon langsung terhadap insiden Sabtu lalu di pertandingan tandang melawan Birmingham ketika sekelompok suporter minoritas melecehkan Al-Quran.

“Aksi tersebut tidak mencerminkan Middlesbrough FC dan suporternya.

“Ketika orang-orang yang disana menyadari apa yang sedang terjadi, kami ingatkan mereka. Kepolisian pun juga tahu siapa yang melakukannya.”

Melalui kantor berita Mirror, kelompok suporter Middlesbrough menghimbau suporter lain untuk berkumpul di bawah jalan layang pada pukul dua sore waktu setempat untuk menggelar aksi antirasisme.

Aksi tersebut akan berupa longmarch menuju Ayresome Gates di depan pintu gerbang stadion Riverside.

Siapa saja memiliki informasi terkait identitas pelaku pelecehan Al-Quran oleh suporter Middlesbrough dihimbau untuk menghubungi kepolisian Cleveland di 101, atau Crimestoppers, di 0800 555 111 (identitas pelapor dirahasiakan). (Mirror/Mukminun)

*Artikel ini diterjemah dari English ke Bahasa Indonesia oleh Irfan Translator Pro