11.432 bocah Muslim Sunni di Suriah gugur di tangan Syiah

Suriah, Mukminun.com - Lebih dari 11.000 anak-anak Sunni telah gugur sebagai syuhada di Suriah dalam perang antara Islam melawan Syiah yang telah berlangsung selama tiga tahun tersebut. Dari sekian banyak jumlah tersebut, ratusan di antaranya adalah target para penembak jitu Syiah.

Serangkaian siksaan dan kedzhaliman juga diarahkan kepada anak-anak Sunni di Suriah, ungkap Oxford Research Group.

Laporan tersebut menuturkan bahwa mayoritas anak-anak dibunuh oleh bom-bom Syiah di sekitar rumah mereka.

Para snipper Syiah tersebut membenarkan tindakan mereka dengan maksud mengurangi populasi umat Islam (Sunni) di Suriah.

Seruan kepada semua pihak

Dalam laporan lain berjudul “Stolen Future – the Hidden Toll of Child Casualties in Syria, diungkap beberapa fakta tentang jumlah korban jiwa dari kalangan anak-anak tersebut.

Dari 11.420 anak-anak Sunni yang gugur tersebut, 389 di antaranya gugur di tangan penembak jitu Syiah pendukung Bashar Assad laknatullah.

Sekitar 764 lainnya gugur karena bom dan lain-lain, serta lebih dari 100 lainnya, termasuk bayi, gugur karena disiksa oleh Syiah laknatullah.

Jumlah bocah Sunni laki-laki yang gugur lebih banyak daripada yang perempuan, di kisaran dua pria banding satu perempuan. Bocah laki-laki berumur 13 hingga 17 sering menjadi target pembunuhan oleh Syiah laknatullah di Suriah.

Angka tertinggi kematian bocah Sunni di Suriah terdapat di kota Aleppo, di mana 2.223 dilaporkan telah gugur sebagai syahid, insyallah.

Salah satu penyusun laporan tersebut, Hana Salama, mengatakan bahwa cara-cara yang dilakukan oleh Syiah untuk membunuh bocah-bocah muslim Sunni di Suriah sangat 'mengganggu."

“Rumah-rumah mereka dibom, kampung mereka dibom, saat mereka menjalankan aktivitas sehari-hari seperti mengantri jatah roti atau saat pergi sekolah.

Ditembak dengan timah panas, dijadikan target oleh penembak jitu, dibunuh pelan-pelan bahkan diasapi dan disiksa," jelas Salama.
Laporan tersebut, imbuh Salama, disusun berdasarkan kematian anak-anak yang berhasil diidentifikasi namanya, dan hanya sedikit yang memasukkan ke jumlah tersebut anak-anak korban keganasan Syiah yang tidak bisa teridentifikasi.

Lebih dari 100.000 jiwa melayang selama konflik antara Islam (Sunni) melawan sekte Syiah di Suriah sejak pecah pada 11 Maret 2011 silam. Lebih dari dua juga rakyat Suriah mengungsi ke beberapa negara untuk menyelamatkan diri mereka. (BBC/Mukminun)

*Diterjemahkan dari artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh Irfan Translator Pro