Sekelompok Pendukung West Ham United Serang Suporter Muslim Saat Shalat

West Ham, Mukminun.com – Sabtu (19/10/2013) pekan kemarin bisa jadi tidak ada “permainan cantik” bagi klub sepak bola West Ham United lantaran sekelompok supporter mereka yang beragama Islam mendapat serangan kekerasan dari sesama pendukung West Ham yang beragama selain Islam.

Serangan terhadap umat Islam tersebut terekam oleh video yang kemudian beredar di dunia maya. Dalam video tersebut nampak bahwa beberapa supporter Muslim West Ham United sedang menjalankan shalat Dzuhur di salah satu pojok stadion.

Melihat ketaatan para supporter Muslim tersebut, salah satu suporter kafir terekam mengumpat, “Are you f*cking serious?!” yang tidak dihiraukan oleh suporter Muslim yang sedang shalat.

Tidak mendapat perhatian dari suporter Muslim West Ham yang sedang shalat, provokator kafir tersebut kemudian semakin menjadi-jadi dengan terus mengeluarkan makian, “F*cking p*kis, go home!” dan menyerukan yel-yel, “E...., E...., EDL!” yang merupakan kepanjangan dari English Defense League (Liga Pertahanan Inggris), suatu kelompok kafir di Inggris yang terkenal sangat antiislam.

Seketika itu suporter West Ham United yang sedang shalat masih bisa bersabar dengan tidak menghiraukan cacian terhadap mereka, namun tak lama setelah itu sekelompok kafir tersebut menabrakkan diri mereka ke barisan shalat dan mengacaukan peribadatan umat Islam.

Terkait dengan kedzhaliman tersebut, EDL melalui status Facebooknya membenarkan tindakan antek-anteknya dengan dalih bahwa “Agama suatu klub sepakbola adalah sepakbola itu sendiri, bukan Islam.” Naudzubillahi min dzalik.

Tanggapan positif justru keluar dari salah satu anggota DPRD setempat, Jim Fitzpatrick, yang menyeru agar klub-klub sepakbola di Liga Primer Inggris untuk menyediakan tempat ibadah bagi pendukungnya.

Fitzpatrick, yang juga suporter West Ham United, mengaku terganggu dengan ulah suporter non-muslim tersebut yang melakukan kekerasan terhadap sesama suporter West Ham United yang beragama Islam, terlebih saat shalat.(Huffingtinpost/Mukminun)