Salut! Striker Newcastle Papiss Cisse Tolak Pakai Kostum dengan Logo Sponsor Perusahaan Ribawi

Inggris, Mukminun.com – Pesepakbola Muslim Papiss Cisse dikabarkan mendapat hukuman dari timnya untuk berlatih sendiri di gym setelah ia mengajukan keberatan jika harus mengenakan kaos tim yang terdapat sponsor perusahaan ribawi.

“Sekembalinya dari tugas internasional pada Jumat lalu, Newcastle meminta (Papiss) Cisse untuk menjauh dari pusat pelatihan hingga masalah tersebut selesai,” papar Sunday Mirror pada 14 Juli 2013 lalu.

Masalah antara Papiss Cisse dengan sponsor klub yang bergerak di bidang riwabi ini terjadi sejak beberapa bulan silam ketika pemain nasional Senegal ini menyatakan untuk menolak memakai kaos baru Newcastle karena terdapat logo perusahaan ribawi.

Selain Papiss Cisse, beberapa pihak juga mengkritisi kebijakan tim Newcastle yang memutuskan untuk menandatangani kontrak sponsorship selama empat tahun dengan Wonga – perusahaan penyedia pinjaman dengan bunga selangit – pada Oktober 2012 lalu.

Sejak itulah beberapa pemain sepakbola muslim di Newcastle mengajukan keberatan untuk mempromosikan perusahaan ribawi tersebut.

Newcastle sendiri merupakan tim sepakbola Barclays Premier League yang dihuni empat pesepakbola muslim yang taat, seperti Demba Ba, Papiss Cisse, Cheick Tiote, dan Hatem Ben Arfa.

Salah satu opsi yang ditawarkan Papiss Cisse untuk menyelesaikan masalah ini adalah kesediaan Papiss Cisse untuk mengenakan kaos tim dengan logo sponsor suatu lembaga amal.

Namun pihak klub menolaknya dan tetap menghukum Cisse dengan harus menggelar latihan sendiri, terpisah dari rekan satu tim lainnya.

Padahal, salah satu klub Liga Premier Inggris Bolton Wanderers justru berani menolak untuk menjalin kontrak sponsorship dengan perusahaan ribawi lainnya, QuickQuid, akhir-akhir ini karena protes dari para pendukungnya.

Kasus yang dialami Papiss Cisse mirip dengan yang dialami oleh Frederic Kanoute yang menolak untuk memakai kaos tim yang terdapat sponsor logo rumah judi 888.com. Wallahu’alam bish shawwab. (Onislam/Mukminun)