Palestina, Senin 15 Juli 2013: Dua Bocah Diculik, Ladang Pertanian Dibuldozer

Palestina, Mukminun.com – Ahad 14 Juli 2013, pemukim Yahudi illegal dari pos Mitzpe Yair menyerang Omar Ahmad Jibril Hoshiya (28) ketika sedang menggembalakan ternaknya.

Omar dikabarkan menderita beberapa gigi patah dan memar, dan dibawa ke sebuah rumah sakit di Yatta untuk pengobatan.

Rateb al-Jabour, koordinator komite rakyat melawan permukiman di Yatta, menyebut bahwa serangan terbaru ini sebagai bagian dari strategi yang digunakan oleh pemukim untuk mencaplok lahan Palestina.

Baru-baru ini, Navi Pillay, Komisaris PBB untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan kepada Dewan HAM di Jenewa bahwa hal sedemikian rupa merupakan, "kekerasan pemukim terus dilakukan dengan impunitas".

Dia juga mencatat bahwa pemerintah Israel jarang menyelidiki insiden kekerasan pemukim, dan bahkan ketika investigasi dibuka "hanya Sembilan persen dari investigasi dibuka mengakibatkan dakwaan."

Sebelumnya hari ini, Senin 15 Juli 2013, tentara Israel menahan dua bocah Palestina di dekat masjid Ibrahimi di Hebron.

Mohammad Abu Mayaleh (7) dan Ahmad Abed al-Qader (10) ditahan selama beberapa jam dan kemudian dilepaskan. Tidak ada alasan yang jelas kenapa mereka ditahan.

Senin 15 Juli 2013 di Jalur Gaza, tank-tank dan buldoser israel laknatullah menyerang lahan pertanian milik petani Palestina.

Serangan israel laknatullah tersebut terjadi di timur kabupaten Jabaliya, di bagian utara Jalur Gaza.

Tank menembaki secara acak dan buldoser menghancurkan lahan pertanian yang dekat dengan perbatasan wilayah dengan Israel.

Ada kerusakan properti, tapi tidak ada korban luka yang dilaporkan. (Imemc/Mukminun)

Allahumangtsur ikhwaninal muslimiina wal mujahidiina fii Fiilistiin wa fii kuli makaan wa fii kuli zamaan. Aamiin