Sehari setelah Paskah, Sembilan Warga Belanda Masuk Islam

Suasana Konferensi Hari Memeluk Islam Nasional
Belanda, Mukminun.com - Sembilan warga Belanda, enam perempuan dan tiga pria, memproklamirkan diri sebagai muslim dalam suatu acara bertajuk, “Hari Memeluk Islam Nasional” di Amsterdam, Belanda.

Yang unik dari fenomena tersebut adalah sembilan muallaf (orang yang baru memeluk Islam –red) tersebut menyatakan diri sebagai muslim pada hari Ahad (31/03/2013) atau satu hari setelah perayaan Paskah.

Kesembilan warga Belanda tersebut kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat "Tiada Illah (Tuhan yang berhak diibadahi) selain Allah dan Muhammad (Shalallahu’alaihi Wasallam) adalah utusan-Nya," selama konferensi.

Ada pula momen mengharukan ketika seorang ayah berusia 72 tahun bernama Hans mengucapkan syahadat masuk Islam dengan memegang tangan putranya Thomas.

"Saya sangat senang hari ini. Saya dipengaruhi oleh anak saya dan istrinya dan juga ketiga cucu saya," kata Hans kepada kantor berita Kuwait, KUNA.

Dia mencatat bahwa setiap keluarga memiliki masalah, tetapi, ia merasa heran bagaimana anaknya yang seorang muslim begitu tenang dan kalem dalam menyelesaikan masalah.

"Ketika saya melihat bagaimana anak saya dan istrinya berkomunikasi penuh kedamaian dan berdoa kepada Allah dan datanglah ke solusi dan pertolongan Allah padanya, saya sangat terkesan," katanya.

"Sekarang saya akan mencoba untuk memahami Islam lebih banyak dan mempelajari Quran," katanya.

Pada bagian itu, putranya Thomas mengatakan ia telah memeluk Islam sejak delapan tahun lalu setelah ia dikenalkanlah ke Islam oleh istrinya yang keturunan Tunisia.

Acara satu hari tersebut diadakan di Masjid Biru di Amsterdam.

Masjid ini sendiri dibuka dua tahun lalu dan dibiayai oleh suatu yayasan dari Kuwait.

Hari Memeluk Islam keenam diselenggarakan oleh Yayasan Discover Islam bekerjasama dengan Platform Nasional untuk Muslim Baru di Belanda.

Jacob von der Blom, juru bicara konferensi, mengatakan bahwa sepanjang hari, 1.100 orang diperkirakan datang menghadiri acara tersebut.

Dia mengatakan jumlah Muslim Belanda kini meningkat menjadi sekitar 15.000 dari 12, 000 beberapa tahun yang lalu.

Ulama asal Amerika yang terkenal Yusuf Estes serta ulama dari Yunani Hamza Tzortzis dan Farouk Al Zouman juga turut menghadiri acara tersebut.

Diperkirakan bahwa lebih dari 800.000 Muslim terutama dari Maroko dan Turki tinggal di Belanda yang memiliki penduduk sekitar 17 juta. (Kuna/Mukminun)