Umat Islam di Belgia Bingung Hukum Makanan dari Ikan yang Mengandung Protein Lemak Babi

Ilustrasi: Bimbang Status Hukum Ikan Laut Yang Mengandung Lemak Babi

Belgia, Mukminun.com – Umat Islam di Mesir yang tinggal di Belgia kini sedang menunggu fatwa dari Al-Azhar tentang makanan yang diberi protein lemak babi.

Umat Islam di Belgia secara umum juga mengaku bingung apakah dilarang bagi umat Islam untuk makan ikan yang telah diberi protein lemak babi.

Uni Eropa baru-baru ini menyetujui undang-undang yang memungkinkan petani ikan di Uni Eropa untuk menggunakan protein lemak dari hewan, termasuk babi mulai Juni.

Keputusan ini kemudian memicu kekhawatiran di antara masyarakat Muslim di Eropa dan mendorong organisasi-organisasi Islam di Brussels, ibukota Belgia, untuk meminta lembaga-lembaga agama untuk mengeluarkan fatwa tentang hal tersebut.

Islam sendiri melarang umat Islam dari mengkonsumsi babi atau makanan yang mengandung babi.

Gharib Radwan, yang bekerja sebagai sopir di Brussels, mengatakan, "Hal ini sangat penting [untuk memiliki keputusan] dan kami percaya organisasi-organisasi Islam di Mesir [akan memikirkan] tentang masalah tersebut."

"Sebagai orang Mesir, kami mengharapkan fatwa dari Al-Azhar, terutama karena Al-Azhar memiliki posisi terkemuka di dunia Islam," tambahnya.

Emad Sharqawi, seorang warga Mesir yang tinggal di Brussels dan juga pemilik restoran tersebut, mengatakan, "Imigran Muslim menghadapi dilema besar karena sebagian besar makanan dari ikan tidak diketahui dan (mereka) menghindari kecurigaan dari makan daging babi di restoran atau produk di pasar." Wallahu’alam bish shawwab. (Egyptindependent/Mukminun)

About MUKMINUN.COM

Potal Islam dan Dinamika Islam | Tanya-Jawab Islam seputar Akidah, Fikih, Hadis, Tafsir, Akhlak, Keluarga, MP3 Kajian, Khutbah Jumat, dan Berita Islam.
    Blogger Comment
    Facebook Comment