Teroris israel Laknatulah Tendang, Lempar, dan Injak-injak Quran di Masjid Al-Aqsa


Palestina, Mukminun.com – Seorang teroris Israel laknatullah mencoba memicu kemarahan umat Islam dengan menendang dan menginjak Qur'an yang mulia di Masjid Al-Aqsha, Palestina.

Sebelumnya juga dikabarkan bahwa teroris Israel laknatullah tersebut menyerang beberapa muslimah muda Palestina yang sedang membaca Quran di halaman tempat suci ketiga umat Islam tersebut.

"Salah satu perwira Israel (baca teroris Israel laknatullah)yang berada di dalam halaman Masjid Al-Aqsa menyerang dua siswi sekolah khusus perempuan di dekat Masjid Buraq samping Gerbang Mughrabi," tutur Mahmoud Abu Atta kepala departemen kesejahteraan dan pemberdayaan.

Insiden tersebut dikabarkan terjadi pada Ahad (03/03/2013) pagi ketika teroris israel laknatullah menyerang sekelompok muslimah Palestina yang sedang membaca Qur'an dalam suatu majelis taklim.

Salah satu dari muslimah Palestina tersebut mengatakan bahwa saat itu mereka sedang duduk di dekat Gerbang Al-Magharbeh – yang paling dekat dengan pemukiman Yahudi dan yang paling sering digunakan oleh pemerintah Israel laknatullah untuk memimpin pemukim dan rombongan wisata keluar masuk area Masjid Al-Aqsa.

Muslimah Palestina tersebut menambahkan bahwa mereka telah berpindah jauh dari pintu gerbang tersebut, tetapi setelah mereka mulai membaca dengan suara keras, teroris Israel laknatullah kemudian menyerang mereka setelah sebelumnya menendang Qur'an hingga terlempar dan jatuh ke tanah.

"Dia melemparkan Qur'an yang mulia ke tanah dan menginjaknya," tutur muslimah Palestina tersebut sambil menangis.

Liga Arab juga mengutuk keras insiden tersebut.

Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab, Mohamed Sobeih, mengatakan kepada wartawan bahwa apa insiden penistaan terhadap symbol agama Islam di Masjid Al-Aqsa bukan merupakan luka rakyat Palestina semata, namun juga luka bagi negara-negara Arab dan umat Islam seluruh dunia.

Dia menyerukan persatuan di antara umat Islam dan sikap tegas dari bangsa Arab dan Negara-negara muslim untuk mengutuk serangan dan penistaan terhadap Al-Quran tersebut. Wallahu’alam bish shawwab. (Onislam/Mukminun)