Pemerintah Mesir Bentuk Polisi Khusus Penegak Syariat Islam

Ilustrasi: Polisi Khusus Penegak Syariat di Mesir

Mesir, Mukminun.com – Pemerintah Mesir secara diam-diam ternyata kini sedang menyusun kebijakan untuk membentuk satuan kepolisian khusus yang bertugas mengawasi pelaksanaan syariat Islam dengan menjunjung tinggi pendekatan "metode non kekerasan".

Komite untuk Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan mengumumkan hal tersebut pada suatu konferensi pers di Kairo.

"Kami sama sekali tidak ada hubungan dengan polisi “moral” di Arab Saudi, Afghanistan, Somalia atau Nigeria. Kami hanya akan menawarkan saran bagi siapapun itu yang ingin mendengarkan. Kami tidak ada urusannya dengan orang-orang yang menolak untuk mendengarkan kami, "kata pendiri komite, Hisham el-Ashri.

Panitia mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan mengganggu pekerjaan polisi reguler atau angkatan perang Mesir.

Meski begitu, satuan polisi khusus syariat ini mengaku tidak akan menargetkan klub malam.

Meskipun demikian, el-Ashri mengatakan, "Jika seorang mabuk setelah dari klub malam, kami akan melarang dia dari mengemudi sampai polisi tiba, jadi dia tidak akan menyakiti dirinya sendiri atau orang lain."

Mesir baru-baru ini disibukkan dengan upaya merombak tatanan kepolisian dan kemiliteran setelah sebelumnya pada masa Husni Ghairu Mubarak, polisi dan militer benar-benar menjadi alat mempertahankan kekuasaan tirani.

"Kami tidak akan menggunakan kekerasan [untuk mencapai tujuan kami] kecuali ada serangan dari sisi lain yang menyebabkan pertumpahan darah," tambah el-Ashri.

Dia mengatakan bahwa kedzhaliman terhadap wanita, perzinahan dan seks di luar nikah tidak akan terjadi di Mesir jika polisi khusus penegak syariat tersebut telah terbentuk. Wallahu’alam bish shawwab. (Muslimvillage/Mukminun)