Ngaku Muslim, Kaum Homo & Lesbian Gelar Konferensi Benarkan LGBT Dalam Islam

Imam Daavie Abdullah | Tokoh Kaum Homo di Detroit
Amerika, Mukminun.com – Kaum homo dan lesbian yang mengaku muslim di Detroit berencana untuk menggelar konferensi selama dua hari pada akhir pekan ini dengan menampilkan pemimpin kaum homo Detroit yang konon beragama Islam.

Mengambil judul konferensi "Queer Muslim Gathering," acara ini diselenggarakan oleh Muslims for Progressive Values dan Kick, suatu organisasi kaum homo dan lesbian keturunan Afrika di Amerika yang berbasis di Detroit.

"Kami merasa ini suatu hal yang penting bagi kaum LGBT di antara umat Islam untuk disamakan statusnya dengan umat Islam lainnya yang lurus (memiliki preferensi sex normal –red)," kata Imam Daayiee Abdullah, direktur Muslims for Progressive Values cabang Washington DC.

Abdullah sendiri mengaku seorang muslim homo yang lahir dari keluarga non-muslim di Detroit dan yang kemudian memutuskan masuk Islam, meski masih melanggar syariat Islam dan cenderung mengikuti perilaku jahil dengan menyukai sesama jenis.

Ia juga seorang “imam” bagi masjid “cahaya Reformasi” di Washington, DC, yang memiliki jamaah dari kalangan homo dan lesbian.

Dia mengaku ingin memberdayakan “umat Islam” homo dan lesbian dengan mendidik mereka tentang hak-hak mereka dalam Islam, serta untuk menghilangkan stigma negatif tentang homo dan lesbian (meski bagaimana pun homo tetap haram –red).

Konferensi ini dimulai malam ini (Sabtu 02/03/2013 waktu Indonesia –red) dimulai dengan tegur-sapa dan diikuti dengan workshop sehari penuh.

Topik yang akan dibahas pada konferensi tersebut adalah LGBT dan Quran (insyallah tidak akan ketemu dalil yang membenarkan LGBT dalam Quran –red), bagaimana mengembangkan tempat ibadah khusus bagi kalangan homo dan lesbian tersebut, serta diskusi tentang halal-haram penyakit LGBT ini dalam Islam. Naudzubillahi min dzalik! (Freep/Mukminun)