Dosen Agama Islam Ini Sebut Umat Islam Tidak Perlu Percaya Kepada Allah

Mouhanad Khorchide Laknatullah

Jerman, Mukminun.com – Suatu buku baru terbitan Jerman menyatakan bahwa dalam Islam, tidak wajib percaya kepada Allah.

Sontak buku tersebut menuai kritikan keras dari para pemimpin umat Islam di Jerman karena pemikiran dalam buku tersebut jelas-jelas bertentangan dengan prinsip dasar Islam (Aqidah).

"Iman adalah dasar, begitu juga amalan harus didukung adanya iman dalam hati," tutur Zekeriya Altug, kepala cabang Jerman utara Uni-Islam Turki untuk Urusan Agama (DITIB), menolak pandangan aqidah penulis tersebt pada Kamis (28/02/2013).

Buku itu sendiri ditulis oleh Mouhanad Khorchide seorang warga negara Austria.

Khorchide mengatakan bahwa surga terbuka bagi siapa saja yang hidup dengan baik, terlepas dari apakah ia percaya pada Tuhan atau tidak.

Khorchide berpendapat bahwa inti ajaran Islam adalah menerima ramhat dan kasih sayang Tuhan serta bagaimana menerapkan ajaran Islam kehidupan sehari-hari (suatu pandangan yang konyol jika meminta menerapkan ajaran Islam namun tidak percaya adanya Allah –red).

Penulis, yang mengepalai sebuah organisasi pelatihan guru Islam, mengatakan bahwa siapa pun yang menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari telah menjadi seorang Muslim.

Dia menegaskan bahwa Allah tidak tertarik pada apakah seorang muslim "percaya" atau "tidak percaya" tentang keberadaanya. Naudzubillahimindzalik!

Khorchide mengaku berpendapat sedemikian rupa sebagai jawaban terhadap kebimbangan kaum muda yang kian tidak tertarik pada sendi-sendi ketuhanan.

"Kami menghadapi banyak tantangan dari generasi muda yang mengatakan mereka tidak tertarik pada Allah yang terbatas," katanya.

Dia mengatakan serupa sebagai alasan bahwa agama ada untuk manusia dan bukan untuk Tuhan.

Dia menegaskan bahwa perhatian dan kasih sayang Allah adalah umat manusia bukan pada pemuliaan diri-Nya sendiri. Naudzubillah tsumman naudzubillah! (Onislam/Mukminun)