Kabar Suriah 30 Maret 2013: Pertempuran Sengit Islam vs Syiah Pecah Di Kota Dar’a, 50 Rumah Luluh Lantak

Suriah, Mukminun.com - Tentara Pembebasan Suriah (FSA) dan pasukan Presiden Bashar al-Assad dikabarkan terlibat dalam suatu pertempuran sengit memperebutkan kota "strategis" di provinsi selatan Daraa, di mana pemberontakan Suriah dimulai dua tahun lalu.

Media oposisi melaporkan serangan roket berat di Dael setelah FSA mengklaim kemenangan dan berhasil dalam mengambil alih kendali kota tersebut dalam suatu pertempuran yang dijuluki "Ibu Para Martir."

Mujahidin Suriah Dael berhasil menguasai satu kota di jalan raya utama antara Damaskus dan selatan Suriah, dan laporan terbaru menunjukkan bahwa mereka berhasil memperluas kekuasaan hingga provinsi Daraa, yang berbatasan dengan Yordania, tutur pengamat pada Jumat (29/03/2013).

"Mujahidin berhasil menguasai Dael setelah menghancurkan tiga pos pengawasan militer di pintu masuk ke kota tersebut," kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

"Kota ini terletak di jalan utama yang menghubungkan Daraa ke Damaskus."

Rumah bagi 35 ribu orang, Dael dianggap "strategis" karena sebelumnya digunakan sebagai tempat bagi rezim syiah nushairiyah Bashar Assad laknatullah untuk menyerang umat Islam yang anti-rezim di provinsi tersebut.

Menurut FSA, Dael pada hari Jumat telah menjadi kota selatan pertama di Daraa untuk "dibebaskan" dari kontrol rezim syiah nushairiyah Bashar Assad laknatullah.

Sekarang diharapkan FSA akan meluncurkan serangan terhadap teroris syiah nushairiyah, yang terkonsentrasi di pusat kota Daraa.

Para mujahidin Suriah telah mendengar alarm mengklaim pasukan rezim akan menggunakan orang-orang di Daraa sebagai "perisai manusia".

Penangkapan di Dael terjadi sehari setelah seorang anggota parlemen loyalis dari Daraa, Walid al-Zohbi.

Pada hari Minggu, Observatorium melaporkan bahwa para pemberontak telah merebut balutan tanah yang membentang 25 kilometer timur ke barat di sepanjang perbatasan Yordania ke jalur gencatan senjata yang sensitif antara Suriah dan Israel.

FSA juga mengatakan bahwa mereka telah mengambil kendali atas ladang minyak di dekat perbatasan Irak, dan daerah Al-Tal yang terletak di wilayah Al-Qaseer di provinsi tengah Homs.

FSA juga menambahkan bahwa mereka telah membunuh delapan tentara rezim syiah nushairiyah Bashar Assad laknatullah.

Menurut mujahidin Suriah, setelah mengambil kendali atas kota al-Tal, dan mereka juga menyita dua kendaraan lapis baja dari rezim syiah nushairiyah laknatullah dan sejumlah senjata dan amunisi.

Sementara itu, sebuah rudal yang diluncurkan teroris syiah nushairiyah laknatullah jatuh di kota Haritan di provinsi utara Aleppo.

Hal ini telah menghancurkan 50 rumah, meninggalkan sejumlah orang, kebanyakan wanita dan anak-anak tewas dan terluka.

Setidaknya 113 orang - 43 warga sipil, 44 tentara dan 26 pemberontak – gugur pada Jumat (29/03/2013), kata Observatorium.

Secara keseluruhan, lebih dari 70.000 orang telah tewas di Suriah sejak Maret 2011, seperti yang dilaporkan oleh PBB. (Alarabiya/Mukminun)

Allahumang tsur ikhwaninal muslimiina wal mujahidiina fii Suriah, wa fii kuli makaan wa fii kuli zamaan. Aamiin.