Kabar Suriah 21 Maret 2013: Mantan Wakil Presiden Suriah: Rezim Assad Punya Senjata Nuklir, Mungkin di Pegunungan

Abdel Halim Khaddam | Mantan Wakil Presiden Suriah
Suriah, Mukminun.com – Abdel Halim Khaddam, mantan wakil presiden Suriah, mengatakan bahwa rezim Bashar al-Assad laknatullah menyimpan pasokan senjata kimia menyusul upaya untuk membuat bom nuklir pada 1970-an.

"Sulit untuk mengetahui lokasi senjata ini, terutama bagi mereka yang berada di luar lingkaran," kata Khaddam kepada Al Arabiya dalam suatu wawancara via telepon pada Rabu (21/03/2013).

Ia menambahkan bahwa senjata kimia tersebut mungkin berada di daerah pegunungan negara itu.

Mantan wakil presiden Suriah tersebut juga menuturkan watak Bashar Assad laknatullah yang ternyata enggan memikirkan urusan rakyatnya.

Khaddam mengatakan bahwa Bashar Assad laknatullah pernah mengaku tak merasa ada ikatan antara dirinya dengan rakyatnya.

Oleh karena itulah, Khaddam menilai bahwa Bashar Assad laknatullah merasa tidak memiliki tanggungjawab terhadap rakyatnya.

Termasuk dalam urusan produksi senjata kimia, atau senjata nuklir, yang kiranya – menurut Khaddam – juga akan dipakai untuk membantai siapapun yang menentang kekuasaannya.

Khaddam mengatakan kepada Al Arabiya bahwa ada suatu departemen di Departemen Pertahanan Suriah yang menangani "perang kimia" dan "produksi senjata."

Ia juga mengatakan bahwa ada pusat penelitian khusus yang bekerja pada senjata kimia.

"Tidak ada yang menghalangi Bashar al-Assad dari menggunakan senjata kimia, karena ia telah gagal dalam mengalahkan pemberontakan," kata Khadam.

"Itulah sebabnya [Assad] menggunakan Senjata Pemusnah Massal, seperti bom cluster dan rudal jarak jauh."

Di akhir wawancaranya, Khaddam mengatakan bahwa selama Bashar Assad laknatullah masih hidup, masyarakat internasional harus bertanggungjawab dan berperan aktif dalam mencegah kedzhalimannya. Wallahu’alam bish shawwab. (Alarabiya/Mukminun)