Mahasiswa Muslim di Universitas Grand Valley Gelar Islamic Awareness Week Hapus Stigma Negatif Islam

Amerika Serikat, Mukminun.com – Minggu ini, Asosiasi Mahasiswa Muslim di Universitas Grand Valley menggelar “Pekan Kesadaran Islam” (Islamic Awareness Week) untuk menginformasikan masyarakat sekitar tentang Islam, serta menghilangkan kesalahpahaman umum yang sering digambarkan oleh media-media sekuler.

Sebastian Maisel, penasehat dari MSA dan profesor bahasa Arab dan studi Islam di universitas tersebut mengatakan Pekan Kesadaran Islam mencakup agenda-agenda penting yang ditujukan untuk mendidik masyarakat, termasuk pembacaan puisi, ceramah tentang hak-hak perempuan dalam Islam, serta stand-up comedy yang menajuk tema-teman sosial yang mendidik.

"Minggu ini adalah minggu yang hebat untuk menjangkau masyarakat dan memberitahu mereka tentang sekelompok mahasiswa yang mewakili agama terbesar di dunia," tutur Maisel.

"Menarik untuk diketahui bahwa mahasiswa yang tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Muslim berasal dari Saudia Arabia, Suriah, Pakistan, dan Amerika Serikat. Semua negara-negara Muslim besar memiliki mahasiswa di kampus ini bekerjasama secara harmonis dan berkolaborasi," imbuhnya.

Maisel menambahkan bahwa perannya dalam Pekan Kesadaran Islam adalah untuk memastikan semuanya bekerja sesuai dengan aturan-aturan tertentu dan pedoman, serta untuk mengawasi anggota Asosiasi Mahasiswa Muslim. Selain itu, ia akan memberikan kuliah tentang Islam di Asia selama seminggu.

"Melalui ceramah, pembacaan puisi dan pameran seni, acara ini ingin menarik banyak perhatian orang," kata Maisel.

"Kami mencari topik yang menarik yang mampu memancing penonton untuk datang, kami ingin menginformasikan orang tentang stereotip dan kesalahpahaman tentang Islam melalui acara ini."

Zeana Khodor, presiden Asosiasi Mahasiswa Muslim, mengatakan dia bertugas membagi pekerjaan diantara anggota dalam mempersiapkan Pekan Kesadaran Islam ini.

Para anggota harus mencari tahu apa yang akan mereka bawakan, serta iklan pendukung acara tersebut.

Khodor mengatakan Pekan Kesadaran Islam akan dimulai dengan kuliah “Islam 101” untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang prinsip-prinsip dasar tentang Islam.

"Saya berharap orang-orang dapat sesuatu yang baru," kata Khodor. "Jika mereka memiliki pandangan negatif tentang Islam sebelumnya, saya berharap acara ini dapat mengubah pikiran mereka."

Maisel mengatakan ia akan sangat menyarankan para mahasiswanya menghadiri acara tersebut karena mereka dapat belajar bagaimana keragaman yang ada di kampus tersebut.

"Tampaknya di Michigan Barat, kita memiliki pemahaman bahwa masyarakat kita sangat homogen, dan mahasiswa biasanya terkejut menyadari betapa banyak keyakinan yang berbeda di kampus ini," kata Maisel. "Ketika siswa atau masyarakat mendengarkan berita di media, itu adalah gambaran yang sangat menyimpang dari Islam yang mana kekerasan, pertempuran dan pemboman lebih sering disorot."

Acara pertama minggu Kesadaran Islam, "Islam 101: Belajar Dasar-dasar Islam," akan digelar pada 25 Februari dari pukul 14.00 waktu setempat di Pusat Kirkhof Kamar 2204.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Pekan Kesadara Islam, hubungi Asosiasi Mahasiswa Muslim di gvsumsa@gmail.com. (Lanthorn/Mukminun.com)