Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Dipindah Ke Penjara Super Maximum Security Pasir Putih

Cilacap, Mukminun.com – Selasa (15/01) sekitar pukul 15.30 WIB, Ustadz Abu Bakar Baasyir dikabarkan dipindah secara mendadak dari LP Nusa Kambangan menuju LP Pasir Putih yang terkenal dengan penjagaan super ketat (Maximum Security).

“Ba’da Ashar tadi Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dipindah LP Batu ke LP Super Maximum Security Pasir Putih tanpa ada alasan yang jelas,” demikian keterangan Ust. Son Hadi melalui laman MuslimDaily.net

Di saat yang bersamaan, pihak keluarga menilai bahwa dipindahnya Ustadz Abu dari LP Batu ke LP Pasir Putih diduga kuat karena semakin banyak umat Islam yang menaruh simpati pada ulama kharismatik tersebut.

“Kami juga menduga bahwa ini merupakan upaya penyempitan atas beliau, melihat banyaknya umat Islam yang semakin banyak membesuk beliau di Lapas. Jumlah mereka semakin hari semakin banyak. Mereka kebanyakan datang untuk mendengarkan tausiah beliau,” tutur Ust. Abdur Rahim, putra Ustadz Abu Bakar Baasyir.

Makar Jahat Penguasa Thaghut
Dalam suatu press release-nya, Jamaah Ansharut Tauhid menyebut bahwa pemindahan Ustadz Abu dari LP Batu ke LP Super Maximum Security Pasir Putih merupakan suatu makar jahat penguasa thaghut.

“Pemindahan ustadz Abu Bakar Ba’asyir ke LP  Super Maximum Security (SMS) Pasir Putih Nusakambangan merupakan makar jahat  penguasa thaghut untuk memperoleh simpati dan dukungan Amerika dalam  melanggengkan perang terhadap terorisme setelah beberapa hari sebelumnya terjadi  pelanggaran HAM berat oleh Densus 88 yang membunuh 7 muslim di Makasar dan Bima,” ungkap juru bicara JAT, ustadz Son Hadi dalam press release yang disampaikan, Selasa (15/1/2013).

Prediksi Munculnya Skenario Terorisme Skala Besar
Di sisi lain, pengamat terorisme Mustofa Nahrawardaya memprediksi bahwa seiring dengan pemindahan Ustadz Abu Bakar Baasyir tersebut, biasanya akan disertai dengan adanya suatu kejadian besar.

“Pemindahan semacam ini, menurut pengalaman saya sebelumnya, terkait dengan akan adanya kejadian terorisme di tempat-tempat strategis yang dilakukan oleh oknum-oknum gelap,” tutur Mustofa Nahrawardaya.

Oleh karena ini, Humas PP Muhammadiyah ini menghimbau agar masyarakat secara mandiri waspada terhadap makar-makar terorisme yang dilakukan oleh oknum-oknum gelap yang ingin memperburuk citra Islam.

“Untuk itu saya berpesan agar waspada, dimanapun anda berada,” ujarnya. Wallahu’alam bish shawwab. (Muslimdaily/Hidayatullah/Voa-islam/Mukminun)