Pemberitaan Fox News Bikin Orang Ini Bakar Satu Masjid Di Ohio

Ohio, Mukminun.com – Seorang pria keturunan suku Indian yang dinyatakan bersalah pada pengadilan Sabtu (22/12) mengatakan bahwa ia termotivasi membakar satu masjid di Ohio karena pemberitaan tentang Islam oleh Fox News.

Dalam keterangannya, pria ini mengatakan bahwa Fox News menyebut umat Islam merupakan ancaman bagi rakyat Amerika dan mengklaim bahwa 70% pemerintahan federal Amerika sedang dikuasai oleh umat Islam.

Hal ini terungkap saat hakim Jack Zouhary menanyai Randolph Linn (52) tentang latar belakang aksinya membakar satu masjid di Ohio.

Kepada majelis hakim pria ini mengatakan bahwa ia terhasut oleh pemberitaan tentang Islam di koran-koran, radio, dan terutama pemberitaan Fox News yang menyebut bahwa umat Islam “sedang membunuh kita” (rakyat Amerika), dan menguasai departemen pertahanan dan gedung putih.

Membakar masjid di Ohio, Randolph Linn disebut-sebut juga membawa sepucuk pistol ketika memasuki kawasan Islamic Center of Greater Toledo, Ohio pada 30 September 2012 silam.

Linn, pria 52 tahun asal St. Joe mengaku tidak menyesal telah membakar masjid ketiga terbesar di Amerika Serikat tersebut yang berujung pada vonis 20 tahun penjara yang akan diputuskan awal tahun 2013.

Menurut presiden Islamic Center of Greater Toledo, Mahjabeen Islam, Linn mengaku tidak mengetahui banyak hal tentang Islam, dan hanya mengenal Islam seperti apa yang diberitakan oleh Fox News dan media-media mainstream barat lainnya.

“Ketika ditanya apakah dia mengenal seseorang beragama Islam atau mengetahui tentang Islam, dia bilang tidak; dia tahu hanya dari apa yang ia dapat dari Fox News,” ungkap Mahjabeen Islam.

Oleh karena itu, Mahjabeen Islam menyeru media-media di Amerika untuk menghilangkan stigma buruk tentang Islam sekaligus mendidik publik tentang budaya dan agama yang berbeda serta memperkuat kerukunan dalam keragaman.

Dalam persidangan terungkap fakta bahwa Linn meninggalkan rumahnya pada 30 September 2012 dengan mengendarai mobil Chevrolet Sonic miliknya dan sempat mampir di SPBU Perrysburg, Ohio untuk mengisi empat galon bensi yang ia bawa di mobil tersebut.

Setelah tiba di Islamic Center of Greater Toledo, Ohio, Linn mencoba masuk ke kawasan tersebut dengan melewati beberapa pintu sambil memegang pistol yang ia bawa dari rumah.

Setelah mengetahui situasi ‘aman, Linn buru-buru mengambil empat galon bensinya untuk kemudian dia tumpahkan di ruang shalat di lantai dua dan mulai membakar ruangan tersebut.

Linn pun ditangkap hanya beberapa hari setelah aksinya tersebut setelah dilakukan penelitian terhadap kamera CCTV yang dipasang di dalam masjid.

Ulah Linn membakar masjid di Ohio tersebut kemudian membuat pihak takmir masjid mengalami kerugian sebesar satu juta dollar AS. Wallahu’alam bish shawwab. (Salon/Mukminun)