Qatar Latah Bikin Film Tentang Nabi Muhammad Shallahu’alaihi Wasallam

Qatar, Mukminun.com – Film tentang kehidupan dan ajaran Rasulullah Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam kiranya akan diproduksi oleh rumah produksi asalh Doha, Qatar, Al-Noor Holding.

Pihak rumah produksi Al-Noor mengklaim bahwa beberapa ulama, seperti Sheikh Yusuf Al-Qardhawi telah menyatakan dukungan terhadap proses produksi film yang terdiri atas tujuh sequel tersebut.

“Kami sadar mengenai fakta bahwa film ini merupakan suatu hal yang sulit dan menantang. Maka dari itu, kami telah berkonsultasi dengan beberapa ulama Islam terkenal, diantaranya Dr Al- Qardhawi, yang akan membimbing kami tentang aspek syariah film tersebut,” tutur juru bicara rumah produksi Al-Noor.

Senin (16/12) pihak rumah produksi Al-Noor mengatakan bahwa suatu tim ahli mengenai sirah nabawiyah telah menyelesaikan proses penulisan skenario film tersebut.

Hukum Islam sendiri secara tegas melarang penggambaran sosok Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam secara visual, baik itu gambar apalagi film.

Termasuk di dalam film yang akan diproduksi rumah produksi Al-Noor tersebut, sosok Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam pun tidak akan digambarkan, namun berbeda untuk sosok para sahabat.

Rumah produksi Al-Noor sendiri mengatakan bahwa Sheikh Yusuf Al-Qardhawi telah berkonsultasi dengan 30 ulama senior mengenai penggambaran sosok sahabat Rasulullah dalam suatu film, dan menghasilkan ijtima (kesepakatan) bahwa hal tersebut diperbolehkan.

“Menyusul pembahasan dan beberapa diskusi, saya sampai pada kesimpulan bahwa tidak ada yang salah dengan menampilkan sosok para sahabat di suatu hasil karya drama... Tidak ada dalil dari Quran maupun sunnah yang melarang hal tersebut,” tutur Sheikh Yusuf Qardhawi.

Tentang film ini sendiri, pihak rumah produksi Al-Noor menggadang-gadang bahwa film ini akan berusaha menyampaikan 57 pesan tentang Islam kepada pemirsa dari dunia barat karena memang film ini akan dibuat dalam Bahasa Inggris dan diterjemah dalam beberapa bahasa dunia lainnya. Wallahu’alam bish shawwab.