PRESS RELEASE: Mer-C Salurkan Bantuan Langsung kepada Korban Serangan israel di Jalur Gaza.

Gaza, Palestina - Serangan Israel selama 8 hari terhadap Gaza, menyisakan kepedihan bagi rakyat Gaza. Banyak diantara mereka yang kehilangan sanak keluarga dan harta bendanya. Tempat tinggal mereka dibombardir oleh Zionist Israel hingga luluh lantah, sehingga mereka harus tinggal ditempat lain dan mengeluarkan biaya untuk menyewa tempat tinggal.

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang saat ini sedang mengemban amanah untuk membangun Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Jalur Gaza, menyalurkan pula bantuan senilai 18.000 USD donasi dari rakyat Indonesia untuk rakyat Gaza. Donasi ini merupakan donasi khusus dari rakyat Indonesia di luar donasi untuk pembangunan RSI.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan bahan makanan pokok seperti beras, gandum, minyak goreng, laban, dll. Bantuan disalurkan secara langsung oleh para relawan MER-C yang saat ini sedang membangun RSI kepada para korban serangan Israel yang sangat membutuhkan. Para relawan mendatangi rumah-rumah keluarga korban untuk bersilaturahmi dan menyampaikan amanah bantuan dari rakyat Indonesia. Melihat kedatangan saudara-saudara mereka relawan Indonesia, para korban sangat gembira dan menyambut dengan penuh kehangatan.

Meskipun rumah-rumah mereka rusak bahkan ada yang harus kehilangan sanak keluarganya, mereka tetap tegar dan terus menjalani hidup dengan kondisi apa adanya. Rakyat Gaza juga mendoakan rakyat Indonesia dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya semoga ALLAH membalas amal ibadah dengan balasan yang lebih baik.

Sebagaimana diketahui Israel melancarkan agresi militer tehadap Gaza pada tanggal 13 - 21 November 2012 yang lalu. Selama delapan hari serangan, Israel telah menghancurkan berbagai fasilitas di Gaza. Gedung-gedung pemerintah, media, rumah penduduk, kantor polisi, semua dibombardir oleh Israel dari darat, laut dan udara. Tidak hanya itu Israel juga membunuh 176 orang dimana 45 diantaranya adalah anak-anak dan 13 wanita serta melukai sekitar 1.399 orang diantaranya 358 wanita.

Kini serangan itu telah terhenti, karena Israel meminta kepada Mesir untuk melakukan mediasi gencatan senjata. Namun kemungkinan perang akan terus berlanjut karena tidak ada itikad baik dari Israel untuk mematuhi kesepakatan gencatan senjata tersebut, sebab dalam hitungan jam setelah gencatan senjata Israel menembak mati seorang di perbatasan selatan Gaza dan melukai 7 orang lainnya. Hal ini merupakan signal kuat untuk Israel kembali menyerang Gaza.




Rs Indonesia Di Jalur Gaza: Pemasangan Dinding Samping Selesai, Bantuan Rakyat Indonesia Terus Mengalir


Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, relawan Divisi Konstruksi MER-C yang saat ini berjumlah 27 orang tetap melanjutkan pekerjaan pembangunan tahap 2 (tahap akhir) RS Indonesia di Jalur Gaza. Senin, 10 Desembet 2012, pemasangan dinding RSI dari lantai 1 hingga dak atap sudah selesai. Atas pertolongan ALLAH sajalah serta doa dan dukungan dari rakyat Indonesia, perlahan tapi pasti, RSI kian hari kian tampak menjadi sebuah bangunan besar.

Setelah harus terbiasa dengan pesawat jet, bom dan rudal Israel, khususnya pada serangan 8 hari lalu, kini para relawan pun harus membiasakan diri untuk melalui hari-hari dan melanjutkan amanah pekerjaan pembangunan RSI dalam kondisi cuaca yang dingin. Hal ini dikarenakan wilayah Gaza yang mulai memasuki musim dingin.

Sementara itu, bantuan dan dukungan dari rakyat Indonesia untuk pembangunan RSI masih terus mengalir. Tidak hanya di dalam negeri, rakyat Indonesia yang tersebar di luar negeri juga turut menunjukkan kepedulian dan dukungan mereka dengan melakukan penggalangan dana untuk RSI. Sampai dengan 30 November 2012, dari Rp 30 Milyar dana yang dibutuhkan untuk pembangunan fisik RS di luar alat kesehatan, donasi yang sudah terkumpul untuk RSI mencapai Rp 27,3 Milyar. Semoga RSI persembahan rakyat Indonesia bisa segera selesai dan dimanfaatkan oleh rakyat Gaza.

11 Desember 2012
MER-C Indonesia