Pemkot Tolak Proposal Pendirian Masjid Oleh Kelompok Jamaah Tabligh

London, Mukminun.com – Rencana untuk mendirikan masjid terbesar di Inggris oleh kelompok Jamaah Tabligh akhirnya ditolak oleh pihak pemkot Newham, Stratford, London timur.

Masjid yang insyallah mampu menampung 10,000 jamaah tersebut ditaksir memiliki ukuran 10 kali lipat dari Gereja Katedral St Paul.

Kelompok Jamaah Tabligh sendiri telah merencanakan pembangunan masjid ini sejak 10 tahun silam.

Tak puas dengan kebijakan tersebut, sekitar 3000 umat Islam dari Birmingham dan Bradford berkumpul di depan gedung parlemen daerah kota Newham untuk mendesak pihak pemkot meninjau ulang keputusan tersebut.

Tampak pula di antara keramaian tersebut plakat bertuliskan “15 years of waiting. Not a day more. Vote yes to the Riverine Centre” (15 tahun penantian. Jangan berlarut-larut, Katakan ya untuk pembangunan Riverine Centre).

Rencananya masjid terbesar di Inggris tersebut akan diberi nama “The Abbey Mills Mosque” atau juga biasa dikenal “The Riverine Centre.”

Penolakan terhadap rencana pembangunan masjid tersebut datang dari delapan penasihat komite parlemen kota Newham yang melakukang voting pada pukul 20:30 waktu setempat.

Penolakan pihak pemkot Newham juga didukung oleh Aliansi Warga Kristiani yang menyebut proposal pembangunan masjid terbesar di Inggris tersebut sebagai suatu proyek “perkampungan” atau “daerah kantong” gerakan Jamaah Tabligh di Inggris.

Juru bicara Aliansi Warga Kristiani, Alan Craig, menilai cara dakwah kelompok Jamaah Tabligh ialah dengan memisahkan diri dari siapapun yang bukan kelompok mereka sehingga tidak mendukung upaya integrasi semua warga di kawasan tersebut.

“Ajaran mereka meminta umat Islam (anggota Jamaah Tabligh -red) seharusnya menjaga jarak diri mereka dari orang lain. Hal tersebut tidak mendukung upaya integrasi atau menjaga perasaan masyarakat sekitar,” ungkap Alan Craig.

Pandangan serupa ternyata juga keluar dari komunitas umat Islam di Inggris selain dari kelompok Jamaah Tabligh yang beranggapan bahwa proposal pembangunan perkampungan Jamaah Tabligh seolah memberikan dominasi yang sangat besar atas suatu daerah oleh suatu kelompok.

Dalam proposal pembangunannya, The Abbey Mills Mosque akan mampu menampung kurang lebih 7440 jamaah pria dan 2,000 jamaah putri.

Dari total kawasan Abbey Mills, 17 hektar diantaranya merupakan kawasan yang biasa digunakan sebagai rumah singgah bagi kelompok Jamaah Tabligh yang berjumlah kurang lebih 2500 orang, 

Kawasan ini telah menjadi basis bagi kelompok Jamaah Tabligh di Inggris sejak 1996, dan telah beberapa kali mengajukan permohonan pembangunan tempat ibadah yang lebih besar dari yang telah ada, yakni Masjid e-ilyas, atau biasa disebut “The London Markaz.” Wallahu’alam bish shawwab. (Bbc/Mukminun)