Nasionalis Rusia Tolak Pembangunan Masjid Di Moskow

Rusia, Mukminun.com – Rencana pemerintah Moskow, Rusia untuk membangun enam masjid mendapat penolakan dari kaum nasionalis negara bekas Uni Soviet tersebut.

Pemimpin gerakan nasionalis Rusia, Alexander Belov bahkan secara tegas mengatakan bahwa dirinya tidak ingin ada suatu masjid di dekat gedung apartemen yang ia huni.

“Saya tidak menghendaki ada satu masjid dibangun dekat dengan gedung apartemen saya. Namun syukurnya saya tidak tinggal di Lyublino atau Butovo. Saya tinggal di Orekhovo,” ungkap politikus nasionalis Rusia tersebut.

Rencana pembangunan masjid itu sendiri merupakan upaya pemerintah Rusia untuk memenuhi kebutuhan umat Islam di Rusia yang semakin meningkat.

“Terdapat setidaknya 1,5 juta umat Islam di Moskow saat ini. Jika dibagi ke dalam sepuluh kabupaten, kita akan melihat perlunya memiliki setidaknya satu masjid yang mampun menampung 1,500 jamaah dalam setiap komunita umat Islam sebanyak 150,000,” ungkap Sheikh Ravil Gainuddin, ketua dari Dewan Ulama Rusia.

Sumber lokal di Moskow mengatakan pada media bahwa telah dipilih tiga tempat sebagai lokasi pembangunan masjid-masjid tersebut, antara lain di kawasan Lyublino, Butovo, dan Shosse Entuziastov.

Syurkurnya pembangunan enma masjid di Moskow tersebut juga mendapat dukungan tidak hanya dari umat Islam, melainkan dari aktivis kemanusiaan di Rusia.

“Ada banyak umat Islam dan sangat sedikit masjid di Moskow. Tak ada ruang yang cukup, khususnya saat hari raya. Masjid sangat-sangat diperlukan,” tutur Lyudmila Alekseyeva, salah satu aktivis kemanusiaan asal Moskow. Wallahu’alam bish shawwab. (Onislam/Mukminun)