Mengaku Nabi, Bantil Pria Asal Kutai Timur Ditangkap Polisi

Kutai Timur, Mukminun.com – Kepolisian Kutai Timur, Kalimantan Timur telah menangkap seseorang yang menyatakan dirinya sebagai nabi dan meminta pengikutnya untuk memberinya uang serta mengijinkannya untuk meniduri istri-istri pengikutnya. Naudzubillah...!

Bantil, seorang guru agama berusia 48 tahun tersebut dikabarkan memiliki 50 pengikut yang tinggal di sekitar kawasan APT Pranoto, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Oleh para pengikutnya, dirinya biasa dipanggil Syeikh Muhammad dan mengklaim dirinya adalah seorang nabi, meskipun ajarannya jelas-jelas melenceng dari syariat Islam.

Kapolda Kutai Timur Adjun Komisaris Budi Santoso mengatakan pada Kamis (13/12) bahwa para pengikut “nabi” Bantil diperintahkan untuk memberikan uang kepada Bantil sebagai bentuk penebusan dosa.

Lebih lanjut Budi Santoso menambahkan bahwa jika para pengikut Bantil tidak sanggup untuk memberikan uang penebusan dosa, para pengikut tersebut harus mengijinkan istri-istri mereka tidur dengan Bantil. Naudzubillah...!

“Sejauh ini hanya ada satu orang yang dikabarkan telah tertipu oleh pendusta ini dengan memberikan 170 juta rupiah untuk membersihkan dirinya dari dosa. Kami menduga puluhan pengikutnya telah ditiduri olehnya untuk penebusan dosa, kami sedang menginvestigasi kasus ini,” tutur Budi Santoso kepada media.

Bantil sendiri mengaku bahwa dirinya pernah meniduri beberapa dari istri para pengikutnya sebagai bentuk penghapusan dosa. Polisi menengarai bahwa Bantil menghipnotis para korban untuk kemudian dapat memerintah mereka semaunya sendiri.

“Dakwah” Bantil konon telah dimulai sejak 2006 silam dan untuk menghindari intervensi kelompok asing, Bantil dan pengikutnya mendirikan suatu perkampungan kecil di pedalaman Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Pada 2008 silam seorang warga Kutai Timur melapor ke Polisi tentang keberadaan komunitas aliran sesat ini, namun Polisi tidak bisa bertindak lebih lanjut karena kurangnya bukti. Wallahu’alam bish shawwab. (Thejakartaglobe/Mukminun)