Pesepakbola Eropa Tanda Tangani Petisi Anti-israel

London, Mukmninun.com – Suatu koalisi pesepakbola di Eropa sepakat menandatangani sebuah petisi yang menyeru agar israel batal menjadi tuan rumah turnamen sepakbola Eropa U-21 tahun depan.

Lebih dari 60 pesepakbola profesional yang berlaga di liga-liga elit Eropa seperti Edin Hazard, Papis Cisse, Demba Ba, Cheikh Tiote, menandatangani petisi anti-israel yang kemudian mereka unggah ke website pribadi mantan penyerang Sevilla Frederick Kanoute.

“Kami, sebagai pesepakbola Eropa, mengutarakan solidaritas kami terhadap warga Gaza yang sedang hidup dalam kedzhaliman, yang dihalanginya hak azasi manusia mereka serta kemerdekaannya. Aksi bombardir terbaru oleh israel terhadap Gaza berujung pada gugurnya ratusan warga sipil,” tulis petisi tersebut.

Lebih lanjut petisi tersebut juga berbunyi, “Kami menginformasikan bahwa pada 10 November 2012, teroris israel laknatullah membombardir satu stadion sepakbola di Gaza, yang berujung pada gugurnya empat pemuda yang sedang bermain sepakbola saat itu, yakni Mohamed Harara, (16), Ahmed Harara (17), Matar Rahman (18), dan Ahmed Al-Dirdissawi (18).”

“Kami juga dikabari bahwa sejak Februari 2012 silam, dua pesepakbola yang bermain untuk klub Al-Amari, Omar Rawis (23) dan Mohammed Nemer (22) telah ditahan oleh teroris israel tanpa dakwaan pengadilan,” ungkap pernyataan tersebut lebih lanjut.

“Sungguh merupakan suatu hal yang tak bisa diterima bahwa anak-anak dibantai ketika mereka bermain bola. israel yang akan menjadi tuan rumah kompetisi European Championshi U-21, dalam kondisi seperti ini, kemudian akan dilihat sebagai suatu negara yang mendapat penghargaan atas aksi (brutal) mereka yang berlawanan dengan nilai-nilai olahraga,”

“Meski tengah berada dalam kondisi gencatan senjata, warga Palestina saat ini masih terpaksa untuk bertahan hidup di bawah tekanan penjajahan (israel) yang menyedihkan, mereka harus dilindungi oleh komunitas internasional. Semua orang mempunya hak untuk hidup bermartabat, merdeka dan aman. Kami menginginkan akan adanya tempat tinggal yang adil (bagi warga Palestina) segera tiba...” demikian bunyi petisi tersebut.

Kompetisi U-21 tersebut kiranya akan dimulai pada Juni 2013 mendatang dan akan diikuti oleh delapan negara.

Sebelumnya UEFA juga pernah mempertimbangkan agar penyelenggaraan kompetisi tersebut dipindah dari Tel Aviv, israel ke tempat lain.

Namun di sisi lain, Presiden UEFA Michael Platini menegaskan bahwa israel mempunya hak untuk menjadi tuan rumah pergelaran kompetisi antar negara Eropa di bawah usia 21 tahun.

“Saya yakin ini akan menjadi pergelaran sepakbola yang indah...” ungkap Platini.

Meski begitu, komitmen yang lumayan bagus justru ditunjukkan oleh asosiasi sepakbola dunia (FIFA) yang berjanji akan membantu pembangunan kembali stadion sepakbola di Gaza yang sempat diluluhlantakkan oleh teroris israel laknatullah.

Sekjen FIFA, Jerome Valcke mengatakan, “Kami memahami amanat kami untuk membangun kembali infrastruktur sepakbola yang dihancurkan oleh bencana tersebut.” Wallahu’alam bish shawwab. (Zimdiaspora/Mukminun)