Bremen, Kota Kedua di Jerman Yang Libur Saat Hari Raya Umat Islam

Bremen, Mukminun.com – Kawasan Bremen, di sebelah utara Jerman, pada Jumat (30/11) mengumumkan bahwa kota tersebut merupakan kota kedua di Jerman yang mengakui hari raya umat Islam.

“Kami senang karena Islam dan umat Islam kini bagian dari kota kami dan bagian dari hidup kami,” ungkap walikota Jens Boehmsen sesaat setelah menandatangani kesepakatan tersebut di hadapan perwakilan umat Islam di kota tersebut.

Persetujuan untuk libur pada hari raya umat Islam, menurut walikota, merupakan refleksi dari hubungan yang saling menguntungkan satu sama lain, dan juga merupakan simbol penghormatan terhadap nilai-nilai bersama.

Dengan adanya keputusan tersebut, umat Islam di Kota Bremen diperbolehkan untuk ijin tidak masuk kerja saat berlangsungnya hari raya umat Islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha.

Bremen merupakan negara bagian kedua, dari 16 negara bagian di Jerman, yang mengakui hari-hari besar agama Islam setelah dua pekan sebelumnya, Kota Hamburg terlebih dahulu menyatakan mengakui hari-hari besar agama Islam.

Meski begitu, ijin cuti kerja saat hari raya umat Islam hanya dibatasi pada tiga hari saja, dan ketiganya terhitung sebagai bagian dari total lama cuti yang boleh diambil dalam setahun. Wallahu’alam bish shawwab. (Expatica/Mukminun)