Oknum Anti-Islam Pasang Baliho “Dukung israel. Kalahkan Jihad”

New York, Mukminun.com – Seorang blogger anti-Islam Pamela Geller dikabarkan telah membeli beberapa papan baliho di sudut-sudut new York untuk memampang pesan dukungan terhadap Islam dan perang terhadap Islam.

Pamela Geller, dalam manuvernya yang terkini, telah menyewa baliho di kawasan stasiun bawah tanah kota New York dan Metro North, setelah sejak beberapa bulan lalu juga menyewa baliho di tempat-tempat lain.

Dalam baliho yang disewanya, aktivis anti-Islam dan anti-Obama tersebut menulis “Dalam semua perang antara umat manusia beradab (barat/ non-muslim) melawan manusia biadab (umat Islam), dukunglah umat manusia beradab. Dukung israel (laknatullah). Kalahkan Jihad!”

Aktivis Amrican Freedom Institute tersebut dalam suatu wawancara mengatakan bahwa apa yang ia lakukan hanyalah mengekspresikan kebebasan berbicara.

“Inilah kebebasan berbicara, dan saya tidak akan membatasi kebebasan berbicara saya dengan tidak menyerang umat biadab,” ungkap Pamela Geller.

Lebih lanjut, blogger konservatif tersebut kukuh mengatakan bahwa apa yang ia ungkapkan dalam baliho tersebut merupakan ringkasan dari “fakta” di lapangan dengan mengklaim bahwa umat Islam adalah umat tidak beradab.

“Tak ada yang tak akurat di baliho saya tersebut. Inilah pernyataan fakta. Jadi apa masalahnya?” tegasnya.

Alih-alih menambah jumlah balihonya, 10 baliho Pamela Geller yang selama ini tersebar dilaporkan telah dirusak atau dicoret-coret oleh pihak-pihak yang tidak setuju dengan pendirian aktivis pendukung israel tersebut.

“Ada ribuan baliho yang secara literal menyatakan anti-israel beredar di seantero Amerika di semua kota-kota besar, dan tak satupun dibajak, dilepas, atau dirusak, dan di sini, saya punya 10 baliho – 10 baliho kecil di stasiun bawah tanah New York dan kesepuluh tersebut dibajak dan dirusak dalam satu jam,” aku Pamela Geller.

Geller sendiri merupakan aktivis liberal yang meraih reputasi menyusul ulahnya yang kritis terhadap Islam dan presiden Barack Obama.

Pandangan konyol dari sosok Pamela Geller adalah penilainnya terhadap Obama yang menurutnya seorang “Muhammadiyah” dan “menginginkan kelompok jihadi berkuasa.” Wallahu’alam bish shawwab. (Newyorker/Mukminun)