13 Hari Meninggal, Mayat Tersenyum Ini Berbau Wangi! Subhanallah...

Nusa Tenggara Barat, Mukminun.com – Ia adalah Ustadz Muhammad Khairi Rahimahullah, atau biasa dipanggil Ustadz Jipo.

Santer pemberitaan bahwa beliau gugur sebagai syuhada setelah ditembak oleh kawanan teroris Densus 88 laknatullah di Desa Karola, Poso Pesisir, Sulawesi tengah pada 31 Oktober 2012 silam.

Tepat 13 hari setelah beliau gugur di medan jihad Gunung Tamanjeka, Poso, barulah pada 14 November 2012 pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat, ini bisa dimakamkan di Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara.

Sedih memang tak bisa dielakkan, baik dari umat Islam terlebih pihak keluarga; hingga tak heran prosesi pemakaman beliau pun dihadiri ribuan umat Islam.

Dan kehadiran ribuan umat Islam yang turut menyolatkan beliau inilah yang kemudian membuat Densus 88 laknatullah dan antek-anteknya terkejut.

Hal ini dikarenakan pihak Densus 88 laknatullah dan antek-anteknya sempat mewacanakan agar masyarakat sekitar menolak jasad Ustadz Muhammad Khairi Jipo.

Terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah Ta’ala pada jenazah Ustadz Muhammad Khairi Jipo, yang oleh Sheikh Abdullah Azzam Rahimahullah fenomena tersebut disebut dengan Ayaturrahman.

Seperti yang dapat terlihat di foto, jenazah Ustadz Muhammad Khairi Jipo tersenyum lebar, tak nampak rasa sedih atau perih menahan sakit, justru terkesan bahwa beliau sedang berbahadia di alam sana.

Jenazah beliau memang telah berusia 13 hari, namun Subhanallah...! Darah masih mengalir dari hidung, mulut, dan bekas tembakan di paha.

Padahal, menurut kesaksian pihak keluarga, terdapat bekas sayatan dari dada hingga perut yang oleh perwakilan Forum Umat Islam (FUI) Bima ditengarai sebagai bekas operasi penculikan organ tubuh.

Jenazah beliau memang telah berusia 13 hari, namun Allahu Akbar...! Tubuh beliau tidak membusuk, tidak pula kaku, dan justru bau wangi menyemburat darinya.

Keringat pun juga masih keluar dari kening suci yang kelak insyallah menjadi saksi atas seluruh sujudnya di yaumil akhiir.

Inilah tanda-tanda kesyahidan. Inilah tanda-tanda kemuliaan. Ini pulalah yang kelak akan menjadi saksi bagi Ustadz Muhammad Khairi Jipo di yaumul hisaab kelak.

Selamat jalan, Ustadz Muhammad Khairi Jipo. Semoga Allah mempersatukan kita kelak di akhirat. Aamiin. (Voaislam/Almustaqbal/Mukminun)