Turki Cabut Larangan Mengenakan Jilbab Di Sekolah

Islambul, Mukminun.com – Perdana menteri Turki, Tayyip Erdogan, pada Selasa (27/11) mengumumkan bahwa pemerintah Turki kini membolehkan muslimah Turki untuk mengenakan jilbab di sekolahan.

Dalam undang-undang terbaru, yang diumumkan pada Selasa (27/11) dan berlaku mulai tahun ajaran 2013/2014, pelajar muslimah di sekolah-sekolah sekuler Turki kini diperbolehkan untuk mengenakan jilbab.

Dalam pernyataannya, Erdogan mengatakan bahwa perubahan tersebut merupakan upaya pemerintah Turki untuk memenuhi aspirasi umat Islam di Turki yang selama ini benar-benar dipisahkan dari akar ke-Islaman mereka.

“Hal ini merupakan langkah yang diambil sesuai permintaan publik,” kata Erdogan.

Meski begitu, Erdogan juga menambahkan bahwa meskipun berjilbab, siswi muslimah di sekolah-sekolah sekuler harus tetap mengenakan baju dengan motif yang seragam dengan mereka yang tidak berjilbab.

“Mari ijinkan para orang tua untuk memberikan baju pada anak mereka sesuai dengan yang mereka inginkan, menurut niat mereka,” ungkap Erdogan.

Pernyataan itu sendiri dikeluarkan dalam kunjungan perdana menteri Turki ini ke Madrid, Spanyol pada Selasa (27/11).

Turki sendiri sebenarnya terkenal dengan Khilafah Ustmaniyahnya yang mampu bertahan selama berabad-abad di kawasan ujung barat Asia tersebut.

Meski begitu, pengkhianatan oleh Mustafa Kemal Ataturk laknatullah terhadap khalifah saat itu kemudian berujung pada berubahnya Turki dari negara Islami menjadi negara sekuler.

Sejak saat itu, 1924, pemisahan antara agama dan negara, antara Islam dengan umat Islam semakin digalakkan, termasuk di dalamnya adalah pelarangan penggunaan jilbab di tempat-tempat umum.

Menyusul terpilihnya Tayyip Erdogan, yang diusung oleh salah satu partai Islami di Turki, pengaruh kekuatan militer terhadap pemerintah Turki semakin dikurangi dan dukungan terhadap Islam sedikit banyak juga mulai terlihat. Wallahu’alam bish shawwab. (Ummid/Mukminun)