Terry Jones, 8 Pendeta Kristiani Divonis Hukuman Mati Oleh Pengadilan Mesir

Kairo, Mukminun.com – Pengadilan Mesir pada Rabu (28/11) memvonis mati Pastur Terry Jones dan tujuh pendeta Kristiani asal Mesir lainnya menyusul keterlibatan mereka dalam suatu film anti-Islam yang memicu kerusuhan di berbagai penjuru dunia.

Proses pengadilan itu sendiri dilaksanakan secara absentia – tanpa kehadiran terdakwa – karena delapan terdakwa yang disidangkan tersebut mayoritas berdomisili di luar Mesir.

Dakwaan terhadap delapan pendeta Kristen tersebut dijatuhkan pada September 2012 lalu menyusul kerusuhan besar di Mesir atas beredarnya trailer film “Innocence of Muslims.”

Sumber media lokal mengatakan bahwa kedelapan pendeta Kristen tersebut dinyatakan bersalah dan dihukum mati atas beberapa dakwaan seperti mengancam kesatuan bangsa, menghina dan menyerang Islam serta menyebarkan informasi yang menyesatkan.

Pastur pembakar Quran Terry Jones sendiri memang tidak terlibat langsung dalam pembuatan film “Innocence of Muslim” namun pernyataannya tentang film tersebut menjadi dasar bagi pengadilan Mesir menghukum mati pastur asal Florida tersebut.

Dalam suatu wawancara tentang film “Innocence of Muslims,” Terry Jones menilai bahwa film tersebut tidak dimaksudkan untuk menghina Islam, meski kenyataan menunjukkan sebaliknya.

Dari delapan terdakwa tersebut juga terdapat nama Mark Basseley Youssef, orang pertama di balik pembuatan film amatir penghina Islam, Innocence of Muslims.

Keputusan pengadilan Mesir menghukum mati Mark Basseley Youssef tentu saja sangat berbeda dengan hukuman satu tahun penjara yang ia terima dari pengadilan California atas dakwaan pemalsuan identitas dan penipuan.

Mark Basseley Youssef sendiri diadili di Amerika Serikat tanpa dakwaan yang mengarah pada ulahnya membuat film yang dianggap menghina Islam, sehingga dalam wawancara terakhir ia mengaku tidak menyesal membuat film serupa.

Data & Fakta
Pada 11 September 2012 dan beberapa hari setelahnya, trailer film amatir “Innocence of Muslims” beredar di Youtube dan memicu kemarahan umat Islam di seantero dunia.

Kerusuhan dalam aksi protes terhadap trailer film tersebut kemudian mengantarkan pada tewasnya empat antek-antek Amerika menyusul aksi protes anti-Amerika di depan kedubes AS di Benghazi, Libya.

Film “Innocence of Muslims” sendiri menelan biaya sebesar lima juta dolar AS dan ditalangi oleh kurang lebih 100 donatur Yahudi.

Terkait dengan pastur pembakar Quran, Terry Jones, pemerintah Jerman pernah mengeluarkan larangan bagi Terry Jones untuk mengunjungi Jerman menyusul ulahnya membakar Quran yang dikhawatirkan memicu konflik di Jerman. Wallahu’alam bish shawwab. (Presstv/Mukminun)