Sidang Mark Basseley Youssef Tak Terkait Film "Innocence of Muslims"


Los Angeles, Mukminun.com – Mark Basseley Youssef, pria Amerika yang memposting trailer film Innocence of Muslims, akan menjalani sidang pertamanya pada Kamis (08/1).

Meski begitu, Agenda persidangan tersebut tidak ada kaitannya dengan ulahnya yang membuat marah umat Islam sedunia, melainkan akan terfokus pada dakwaan yang menyebutkan bahwa Youssef telah melanggar masa percobaannya dengan berbohong mengenai identitas dirinya.

Dari delapan poin dakwaan yang diarahkan kepada Youssef, tak satupun terkait dengan film amatir Innocence of Muslims.

Selain itu persidangan kali ini pun juga tidak menyinggung tentang ulah Youssef yang pernah melakukan penipuan terhadap sebuah bank di tahun 2010 silam.

Youssef sendiri ditangkap oleh kepolisian federal Amerika pada bulan September 2012, atau hanya beberapa pekan setelah ulahnya memposting trailer film Innocence of Muslims di internet.

Hanya saja, melihat agenda persidangan pertamanya kali ini, muncul pendapat bahwa penahanan Youssef hanya sebatas upaya formalitas Amerika untuk meredam emosi umat Islam se-dunia.

Terkait dengan tidak adanya agenda persidangan yang mengarah pada dugaan keterlibatan Youssef di film Innocence of Muslims, pemerintah federal California mengatakan bahwa mereka belum mengetahui pasti siapa yang memposting trailer film tersebut di dunia maya.

Hal ini dikarenakan terdapat tiga nama akun Youtube yang memposting video trailer film tersebut, yakni Sam Bacile, Nakoula Basseley Nakoula, dan Youssef.

Meski begitu, hasil pemeriksaan dokumen terhadap Youssef menunjukkan bahwa Youssef sendiri pernah berganti nama secara legal dari Nakoula menjadi Youssef karena nama Nakoula identik dengan nama perempuan.

Nihilnya agenda sidang yang membahas keterlibatan Youssef dalam film Innocence of Muslim tentu membuat kecewa umat Islam se-dunia.

Padahal ulah Youssef yang menggambarkan sosok Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam dengan sangat buruk tersebut layak mendapat hukuman yang berat.

Terlebih lagi dalam Islam, para ulama sepakat bahwa hukuman yang layak bagi penghina Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam adalah hukuman mati.

Maka tidak heran jika kemudian seorang menteri di Pakistan menawarkan hadiah sebesar 100,000 dollar kepada siapa saja yang mampu membunuh dalang di balik film Innocence of Muslims tersebut.

Pemerintah federal California sendiri menuntut hukuman dua tahun penjara bagi Youssef yang hingga kini masih ditahan tanpa bukti persidangan.

Youssef sendiri pernah menjalani hukuman 21 bulan penjara karena menggunakan beberapa nama palsu untuk membuat 60 rekening bank palsu.

Setelah dirinya dibebaskan dari penjara, Youssef dilarang untuk menggunakan komputer atau pun internet selama lima tahun tanpa seijin petugas pemonitor yang ditugaskan oleh pemerintah federal California. Wallahu’alam bish shawwab. (AP/Mukminun)