Oknum Kristen Otodoks Georgia Protes Kegiatan Ibadah Umat Islam

Georgia, Mukminun.com – Sekelompok penganut Kristen Ortodoks di kawasan Lanchkhuti Barat, Georgia dilaporkan menggelar protes atas kegiatan peribadahan umat Islam di kawasan tersebut.

Aksi yang digelar selama dua hari tersebut menghendaki agar pengungsi Muslim dari daerah tetangga tidak menjalankan aktivitas peribadahan di desa Nigvziani, Lanchkhuti Barat, Georgia.

Sumber media lokal menyebutkan bahwa pendemo dari kelompok Kiristen Ortodoks – yang merupakan mayoritas di kawasan tersebut – memusatkan massa di depan sebuah masjid sambil meneriakkan penolakan terhadap umat Islam.

Selain menolak keberadaan umat Islam di tempat tersebut, kelompok Kristen Ortodoks ini juga mengancam umat Islam dengan pertumpahan darah jika tetap beribadah di kawasan tersebut.

Sejumlah polisi lokal dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengamankan keadaan.

Di sisi lain, Ustadz Archil Kakhadze – Imam masjid tersebut – bersikukuh untuk tetap menjalankan peribadahan di masjid tersebut karena hal tersebut merupakan kewajiban azasi umat Islam.

Di saat yang bersamaan, Mufti Jemal Paksadze dikabarkan sedang menemui pemerintah kota setempat untuk melakukan negosiasi mencari jalan keluar terbaik.

Presiden Georgia, Mikheil Saakashvili, meminta segenap elemen pemerintahannya untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa-masa mendatang.

“Saya menghimbau kepada pemerintahan yang baru untuk melakukan segala hal untuk meyakinkan bahwa masalah-masalah serupa tidak akan muncul kembali di masa-masa mendatang,” paparnya.

Dari total lima juta populasi penduduk di Georgia, terdapat satu juta umat Islam tinggal di negara yang didominasi oleh umat Kristiani Ortodoks tersebut.

Namun, data yang berbeda muncul dari organisasi kependudukan negara tersebut yang menyatakan bahwa umat Islam di Georgia hanya berkisar antara 400,000 hingga 500,000 jiwa saja. Wallahu’alam bish shawwab. (OnIslam/Mukminun)