Kini Hombreng Punya “Masjid,” Jamaah Putra-Putri Campur Tanpa Sekat

Paris, Mukminun.com – Sebuah organisasi aktivis hombreng (homo brengsek) di Paris, Perancis mengumumkan ide konyol dengan menyatakan akan membuka sebuah masjid untuk kaum “LGBT.”

Adalah Homosexual Muslims in France (HM2F), sebuah organisasi yang beranggotakan sekitar 300an hombreng di se-antero Perancis, yang mengatakan bahwa “masjid” tersebut akan dibuka akhir November tahun ini.

Dalam keterangannya, pendiri organisasi tersebut – Ludovic Lutfi Zahed – mengatakan bahwa di masjid tersebut, jamaah putra dan jamaah putri tidak akan dipisah oleh hijab.

Selain itu, Ludovic juga mengumumkan bahwa “masjid”-nya akan menggelar pernikahan untuk kaum hombreng maupun lesbong secara “Islami,” naudzubillahi min dzalik...!

“Normalnya di masjid-masjid, jamaah wanita harus berada di belakang jamaah pria dan mengenakan jilbab... Setelah menunaikan ibadah haji, saya sadar bahwa masjid untuk kaum hombreng muslim merupakan sebuah keharusan...” ungkap pria yang juga menikah dengan sesama pria tersebut.

Ludovic Lutfi Zahed merupakan seorang yang mengaku muslim, yang pertama kali menikah dengan sesama pria di Perancis.

Pria keturunan Aljazair tersebut terjerumus dalam dunia LGBT setelah menyusun disertasi S3-nya tentang Islam dan LGBT yang kemudian dipublikasikan pada Maret lalu.

HM2F, organisasi yang dipimpin Ludovic, berdiri pada tahun 2010 silam yang kini telah memiliki anggota sekitar 300 orang di seantero Perancis.

“Masjid untuk hombreng” yang Ludovic dirikan tersebut akan menggunakan gedung biasa dipakai umat Budha untuk bersembahyang di Paris, Perancis. Naudzubillahi min dzalik... (Globalpost/Mukminun)